The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Bamsoet Minta Menteri Keuangan Sri Mulyani Hargai MPR
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. (Instagram/@bambang.soesatyo)
News

Bamsoet Minta Menteri Keuangan Sri Mulyani Hargai MPR

Sering tidak hadir saat diundang.

Rabu, 01 Desember 2021 11:10 WIB 01 Desember 2021, 11:10 WIB

INDOZONE.ID - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani agar dapat menghargai hubungan antar lembaga tinggi negara. Pasalnya, dalam beberapa kesempatan, menurutnya, Sri Mulyani tidak datang memenuhi undangan dari MPR tanpa alasan yang jelas.

Padahal, kata Bamsoet, kehadiran Menteri Keuangan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan koordinasi dengan MPR RI sebagai lembaga perwakilan rakyat yang diisi oleh 575 anggota DPR RI dan 136 anggota DPD RI.

"Sudah beberapa kali diundang oleh Pimpinan MPR, Sri Mulyani tidak pernah datang. Dua hari sebelum diundang rapat, dia selalu membatalkan datang. Ini menunjukkan bahwa Sri Mulyani tidak menghargai MPR sebagai lembaga tinggi negara," ucap Bamsoet dalam keterangannya yang diterima Indozone, Rabu (1/12/2021).

Ia mengatakan beberapa kali Badan Anggaran MPR juga mengundang Sri Mulyani rapat untuk membicarakan refocusing terkait anggaran penanggulangan Covid-19, lagi-lagi setiap diundang tidak hadir. Padahal, MPR RI senantiasa mendukung berbagai kinerja pemerintah dalam menangai pandemi Covid-19 serta pemulihan ekonomi nasional.

Baca juga: Anggaran Dipangkas, Pimpinan MPR Minta Presiden Jokowi Copot Sri Mulyani

Selain berimbas kepada pandemi kesehatan dan ekonomi, kata Bamsoet pandemi Covid-19 juga bisa mengakibatkan pandemi moral berupa terpinggirkannya nilai-nilai luhur, kearifan lokal, dan jatidiri bangsa. Dampak kerusakannya bisa jauh lebih dahsyat, sebagai ancaman kasat mata yang tidak terdeteksi diagnosa medis.

"Jadi, selain mendukung pemerintah menggencarkan vaksinasi kesehatan memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, MPR RI juga terus menggencarkan vaksinasi ideologi melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI untuk mencegah sekaligus memutus mata rantai penyebaran radikalisme dan demoralisasi generasi bangsa," urai Bamsoet.

Perihal pernyataan Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad yang mendesak agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Sri Mulyani, Bamsoet mengatakan bahwa dirinya sangat memahami sulitnya. Apalagi tugas Fadel Muhammad adalah mengkoordinir badan penganggaran.

"Sebagai Wakil Ketua MPR RI yang mengkoordinir Badan Penganggaran, Pak Fadel Muhammad merasakan betul sulitnya berkoordinasi dengan Menteri Keuangan," tandasnya.

Sebelumnya Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad mengatakan, alasan mengapa pihaknya mendesak Presiden Jokowi untuk mencopot Sri Mulyani karena dianggap tak memperhatikan anggaran MPR yang terus turun.

“Maka kami, ini atas nama pimpinan MPR republik Indonesia mengusulkan kepada presiden republik Indonesia untuk memberhentikan saudari Menteri keuangan, karena kami anggap Menteri keuangan tidak etik, tidak cakap dalam mengatur kebijakan pemerintahan kita demi untuk kelanjutan,” kata Fadel di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Fitri
Harits Tryan Akhmad
JOIN US
JOIN US