The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Diduga Lakukan Penganiayaan ke Santri di Demak, Pengurus Pondok Pesantren Diamankan Polisi
Pengurus pondok pesantren di Demak diamankan polisi atas kasus dugaan penganiayaan (Instagram/ devina_jasmine_wijaya_1)
News

Diduga Lakukan Penganiayaan ke Santri di Demak, Pengurus Pondok Pesantren Diamankan Polisi

Minggu, 05 September 2021 18:13 WIB 05 September 2021, 18:13 WIB

INDOZONE.ID - Polisi mengamankan seorang pria pengurus pondok pesantren di Krajan Desa Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, atas dugaan penganiayaan terhadap santri

Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Demak, AKBP Budi Adhy Buono Pengurus, yang mengatakan bahwa pengurus ponpes yang tak disebutkan namanya itu kini telah diamankan di Mapolres Demak untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Penangkapan itu dilakukan setelah video penganiayaannya yang berdurasi 1 menit 6 detik itu beredar di media sosial. Polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban yang kemudian menangkap pengurus ponpes. 

Pengurus ponpes di Demak diamankan polisi usai aniaya santri
Instagram/devina_jasmine_wijaya_1

Seperti yang diberitakan sebelumnya, video aksi kekerasan yang dilakukan pengurus ponpes itu viral di media sosial. 

Dalam video tersebut, tampak pria yang mengenakan kaos berwarna abu-abu dan sarung itu menghajar sejumlah santri yang sedang tertidur di sebuah ruangan berwarna hijau.

Tak diketahui pasti apa alasan pengurus pondok pesantren melakukan penganiayaan tersebut, ia terus mengamuk dan memukul para santri hingga berkali-kali. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diduga penganiayaan itu terjadi pada Minggu dini hari (5/9/2021) yang dipicu kekesalan pengurus pondok pesantren karena para santri belum juga tidur padahal waktu sudah larut malam. 

Saat diingatkan pengurus, santri menjawab dengan kata-kata yang membuat pengurus tersebut emosi hingga terjadilah kekerasan fisik.

Artikel Menarik Lainnya:

Putri Octapia Saragih

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US