The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Capai 89,47 Persen,  Kemantapan Jalan di Sumsel Diyakini dapat Topang Aktivitas Nataru
Pekerja dengan menggunakan alat berat menyelesaikan perbaikan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Kayu Agung-Pematang Panggang-Terbanggi Besar KM 310, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Kamis (9/12/2021). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/rwa
News

Capai 89,47 Persen, Kemantapan Jalan di Sumsel Diyakini dapat Topang Aktivitas Nataru

Kejar 90 persen.

Kamis, 16 Desember 2021 15:47 WIB 16 Desember 2021, 15:47 WIB

INDOZONE.ID - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional  (BBPJN) menyatakan kemantapan jalan di Provinsi Sumatera Selatan mencapai 89,47 persen dari total 1.600 kilometer ruas jalan nasional, sementara kemantapan jembatan mencapai 70,54 persen dari total 481 unit. Kepala BBPJN Sumatera Selatan Kiagus Syaiful meyakini kondisi ini tidak akan menghambat, justru dapat menopang aktivitas masyarakat di momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

"Kondisi jalan dan jembatan ini dapat menopang aktivitas masyarakat selama momen tersebut," kata Kiagus di Palembang, Kamis (16/12/2021).

Dia menjelaskan, terdapat 25 titik rawan longsor, 26 titik kemacetan, dan 4 titik rawan banjir sepanjang jalur jalan dan jembatan tersebut. Titik-titik rawan ini terbentang dari Betung-Sekayu-Mangun Jaya-Batas Jambi, Lahat-Muara Enim, Kayuagung-Lampung, dan Prabumulih-Baturaja.

“Untuk titik rawan longsor, relatif sudah banyak berkurang karena setiap tahun ada penanganan. Adanya lokasi longsor ini juga dipengaruhi oleh tipikal geografis Sumsel,” kata Kiagus.

Meski demikian, BBPJN menyiagakan 20 posko untuk memperlancar kegiatan Nataru. Posko-posko yang disediakan dilengkapi 97 alat berat seperti excavator, frader, dump truck, tronton, box culvert, jembatan bailey, dan bronjong. Posko ini tersebar di jalan lintas timur, jalan lintas tengah, dan jalan penghubung dan jalan dalam Kota Palembang.

Saat ini, kata dia, pihaknya masih melakukan penanganan terhadap sejumlah ruas jalan nasional di Sumsel agar tingkat kemantapan jalan berada di angka lebih dari 90 persen. Adapun pekerjaan yang saat ini dilakukan mulai dari penanganan zero pothole, preservasi jembatan, preservasi rekonstruksi dan rehabilitasi jalan, serta penanganan drainase.

Adapun pengaspalan jalan sudah mencapai 99 persen, sehingga menyisakan pekerjaan minor seperti penyelesaian akhir perbaikan drainase hingga pemasangan marka jalan.

Artikel Menarik Lainnya :

TAG
Gema Trisna Yudha
JOIN US
JOIN US