The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Personel Angkatan Laut AS yang Tak Mau Divaksin Covid-19 Akan Dikeluarkan
Ilustrasi angkatan laut Amerika Serikat. (REUTERS/Ken Cedeno)
News

Personel Angkatan Laut AS yang Tak Mau Divaksin Covid-19 Akan Dikeluarkan

Jumat, 15 Oktober 2021 12:28 WIB 15 Oktober 2021, 12:28 WIB

INDOZONE.ID - Pada hari Kamis (14/10/2021) Angkatan Laut AS mengatakan personel yang menolak divaksinasi Covid-19 akan dikeluarkan dari angkatan, menjelang batas waktu 28 November.

"Vaksin Covid-19 yang sekarang wajib untuk semua anggota militer, Angkatan Laut telah mengumumkan rencana untuk mulai memproses pemulangan bagi personel yang menolak vaksinasi tanpa pengecualian," kata Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Bangkok Post.

Hal ini merupakan indikasi jelas pertama oleh Pentagon tentang apa yang terjadi pada anggota layanan yang menolak vaksin, setelah di wajibkan pada akhir Agustus.

Namun, sampai saat ini para militer menghidari menjawab apa yang terjadi pada mereka ketika menolak untuk divaksinasi.

Baca juga: Wagub DKI Pastikan Tidak Ada Anggaran untuk Formula E di APBD Perubahan 2021

Angkatan Laut mengatakan bahwa 98 persen dari 350.000 anggota aktifnya telah memulai atau menyelesaikan vaksinasi.

Juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan pada Selasa (12/10/2021) sebanyak 96,7 persen dari hampir 1,4 juta personel aktif telah menerima setidaknya satu dosis dan 83,7 persen dua dosis.

Langkah yang dilakukan, berisiko kehilangan sebanyak 46.000 tentara, meski kemungkinan lebih banyak lagi yang akan menerima vaksinasi sebelum batas waktu yang ditentukan.

Wakil Laksamana John Nowell, kepala personel angkatan laut mengatakan angkatan laut telah dilanda 164 kematian akibat virus corona sejak pandemi.

Dari jumlah tersebut 144 diketahui belum divaksin, sedangkan 20 lainnya belum diketahui statusnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Fitri
Fitri

Fitri

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US