The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Dewan Pers Usulkan Perlindungan Industri Pers di Tengah Wabah Corona
Ketua Dewan Pers M Nuh. (Dok Dewan Pers)
News

Dewan Pers Usulkan Perlindungan Industri Pers di Tengah Wabah Corona

Demi keberlangsungan pers di Indonesia.

Sabtu, 11 April 2020 21:40 WIB 11 April 2020, 21:40 WIB

INDOZONE.ID - Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh melakukan video conference dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, untuk menyampaikan beberapa usulan terkait keberlangsungan perusahaan pers dalam masa krisis akibat pandemi virus corona (Covid-19), pada Sabtu 11 April 2020.

Dalam kesempatan itu, M Nuh juga mengajak para konstituen dari Persatuan Wartawan Indonesia, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia, Aliansi Jurnalis Independen, Serikat Perusahaan Pers, Asosiasi Televisi Swasta Indonesia, Serikat Media Siber Indonesia, Pewarta Foto Indonesia, Forum Pemred, serta Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid.

M Nuh menyampaikan, beberapa usulan kepada pemerintah terkait perlindungan terhadap industri pers di tengah wabah corona ini.

Dalam surat tertanggal 9 April, M Nuh menyampaikan, sejumlah usulan insentif untuk perusahaan pers di tengah pandemi Covid-19 setelah berbicara dengan konstituen pers nasional.

virus corona, covid-19, dewan pers, menko perekonomian, airlangga hartarto, m nuh,
Dewan Pers Bahas Insentif Pers Nasional dengan Menko Perekonomian (Dok Dewan Pers)

Poin yang disampaikan Dewan Pers kepada pemerintah adalah:

1. Penghapusan kewajiban pembayaran PPh 21, 22, 23, 25 selama tahun 2020.

2. Penghapusan PPH omzet untuk perusahaan pers tahun 2020.

3. Penangguhan pembayaran denda-denda bayar pajak terhutang sebelum 2020.

4. Pembayaran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan tahun 2020 ditanggung oleh negara.

5. Pemberlakuan subsidi 20 persen dari tagihan listrik bagi perusahaan pers selama masa pandemi berlangsung.

6. Pengalokasian anggaran diseminasi program dan kinerja pemerintah untuk perusahaan pers yang terdaftar di Dewan Pers. 

"Dengan tetap menjaga independensi dan profesionalisme pers, pemerintah melalui cara ini dapat berperan mendukung keberlangsungan hidup perusahaan pers yang kredibel pada situasi krisis," kata M Nuh dalam keterangan tertulisnya.

7. Pemberlakuan subsidi sebesar 10 persen per kilogram pembelian bahan baku kertas untuk media cetak. 

"Subsidi ini sangat penting karena harga kertas yang mengikuti pergerakan kurs rupiah terhadap dolar pada situasi krisis semakin memberatkan hidup media massa cetak," sambung M Nuh.

8. Penghapusan biaya Izin Stasiun Radio (ISR) dan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) untuk media penyiaran radio dan media penyiaran televisi tahun 2020.

9. Pemberlakukan ketentuan tentang paket data internet bertarif rendah untuk masyarakat kepada perusahaan penyedia layanan internet. 

"Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi turunnya daya beli masyarakat akibat krisis ekonomi pasca-pandemi yang juga dapat menyebabkan turunnya tingkat readership masyarakat terhadap berita berkualitas. Padahal readership yang tinggi justru menjadi kebutuhan pada masa krisis," urainya.

virus corona, covid-19, menko perekonomian, airlangga hartarto,
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (ANTARA/Nova Wahyudi)

Airlangga pun merespons dengan baik usulan yang disampaikan Dewan Pers. Menurut dia, pemerintah sudah memasukkan industri pers dalam stimulus bagi badan usaha. 

"Namun, permintaan terkait listrik gratis dikatakan hal itu tidak bisa dikabulkan karena sudah ditentukan hanya dibebaskan untuk pelanggan dengan 450 KV dan diskon 50 persen untuk pelanggan 900 KV," tutur Airlangga.

Sedangkan, kata Airlangga, untuk pengurangan pajak prinsipnya disetujui. Kecuali pajak penghasilan sampai Februari 2020.  

Airlangga menambahkan, sebagian dari poin tersebut akan ditindaklanjuti dengan melakukan koordinasi dengan menteri terkait. Sedangkan poin lainnya akan disampaikan ke pihak terkait, seperti pengelola jasa internet swasta. 

"Poin-poin yang diusulkan Dewan Pers akan dibahas dalam paket kebijakan lainnya yang akan dikaji oleh pemerintah," ungkap Menko Perekonomian itu.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US