Heboh Hantavirus Lebih Mematikan dari Corona? Ini Faktanya!

- Rabu, 25 Maret 2020 | 13:58 WIB
Ilustrasi virus. (Unsplash/@cdc)
Ilustrasi virus. (Unsplash/@cdc)

Berita tentang Hantavirus tengah heboh di media sosial. Dikabarkan bahwa virus ini muncul di Tiongkok dan lebih mematikan dari virus Corona.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria dikabarkan meninggal dunia dalam bus yang ditumpanginya di Tiongkok. Kabarnya, pria ini terinfeksi virus hantavirus.

Sebagaimana mengutip dari media Tiongkok, Global Times yang diberitakan New York Post, pria asal Yunnan dan belum terindentifikasi ini meninggal dunia di atas bus saat berangkat ke tempat kerjanya di wilayah Shandong, Tiongkok.

"Dia positif hantavirus. Semua yang ada di dalam bus juga ikut dites," tulis Global Times dalam akunnya.

Menyebar lewat Tikus

-
Ilustrasi tikus. (Unsplash/@yunu06_dinata)

Menurut keterangan dari Pusat Pengendalian Penyakit, virus ini menyebar lewat tikus dan lebih mematikan dari Virus Corona COVID-19. Dikatakan bahwa Orang yang terinfeksi akan mati dalam hitungan jam saja.

Selain itu, mengutip Centers for Disease Control and Prevention (CDC), hantavirus termasuk penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia. Hewan utama yang menjadi media penyebaran virus ini adalah tikus.

Namun, penularan manusia bisa terjadi kalau kita melakukan kontak dengan urine, saliva, dan kotoran hewan tersebut. Bisa juga melalui daging tikus jika kita tidak sengaja memakannya. Penularan lain juga mungkin terjadi melalui gigitan, tapi tingkat terjangkitnya tergolong kategori kecil.

Bukan virus baru

-
Ilustrasi virus. (Unsplash/@cdc)

Para ahli mengatakan kalau hantavirus bukanlah virus baru seperti Covid-19. Biasanya, virus ini tidak menular antara manusia satu ke manusia lainnya.

"Hantavirus pertama kali muncul di tahun 1950 saat perang antara Amerika-Korea di wilayah Korea (sungai Hantan). Ini menyebar dari tikus bila manusia menelan cairan darahnya. Infeksi antara manusia ke manusia sangat jarang," cuit ilmuwan asal Swedia, Dr. Sumaiya Shaikh di Twitter.

"Tidak perlu panik, kecuali kalian ada rencana untuk makan tikus," tambahnya.

Bagaimana gejala Hantavirus?

-
Ilustrasi virus. (Unsplash/@cdc)

Hantavirus bisa menyebabkan sindrom paru, masalah pernapasan parah, bahkan bisa berakibat fatal.

Adapun gejala yang timbul, seperti kelelahan, demam, nyeri otot, sakit kepala, pusing, kedinginan, serta masalah perut. Ada juga disertai dengan batuk dan sesak napas dapat terjadi kemudian.


Meskipun virus ini tidak menular dari manusia ke manusia, tetap saja sangat penting untuk selalu waspada dengan cara menjaga kebersihan.

Cuci tangan dengan sabun, gunakan masker dan jaga kebersihan. Kurangi aktivitas di luar kalau memang dirasa kurang penting.

Halaman:

Editor: Administrator

Rekomendasi

Terkini

X