The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pakar Epidemiologi: Bukan Jatim, Pemerintah Harus Waspada Lonjakan Corona di 3 Wilayah Ini
Petugas medis memeriksa kesiapan alat di ruang ICU Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. (ANTARA/Heru Sri Kumoro)
News

Pakar Epidemiologi: Bukan Jatim, Pemerintah Harus Waspada Lonjakan Corona di 3 Wilayah Ini

Walaupun Jatim kasus coronanya banyak.

Minggu, 31 Mei 2020 22:27 WIB 31 Mei 2020, 22:27 WIB

INDOZONE.ID - Kasus kumulatif virus corona (Covid-19) di Jawa Timur nomor 2 terbanyak setelah DKI Jakarta. Apakah hal ini berarti penduduk Jawa Timur mempunyai risiko nomor 2 untuk tertular Covid-19 setelah Jakarta? 

Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Syahrizal Syarif menjelaskan, untuk melihat risiko penularan corona, tidak bisa didasari dari angka mutlak. Namun, harus dibandingkan dalam bentuk ukuran insidens kumulatif. 

"Ukuran ini memasukan faktor besarnya jumlah penduduk di masing- masing Provinsi. Angka yang dibandingkan dalam bentuk jumlah kasus per 100.000 penduduk, sehingga risiko penduduk antar provinsi dapat dibandingkan seimbang," ujar Syahrizal kepada Indozone, Minggu (31/5/2020).

Dia pun coba membagikan tabel provinsi kasus kumulatif sesuai ranking pada 28 Mei 2020 dan tabel provinsi berisiko per- 100 ribu penduduk. Syahrizal menjelaskan, pada kedua tabel tersebut terlihat bahwa jika dalam per 100 ribu penduduk, maka rangking Jatim dari nomor 2 akan menjadi nomor 11. 

"Memang Risiko kota Surabaya sangat tinggi- (73 per 100.000 penduduk) lebih tinggi dari DKI- Jakarta. Sementara Sidoardjo 14 dan Gresik 11 per 100.000 penduduk," tegasnya. 

virus corona, covid-19, epidemiologi,
Seorang dokter berdiri di depan salah satu ruang modular di Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta. (ANTARA/M Risyal Hidayat) 

"DKI Jakarta merupakan provinsi paling berisiko (67 per 100.000 penduduk). Sehingga yang perlu diwaspadai adalah orang Jakarta yang keluar, bukan orang luar yang masuk Jakarta," sambung Syahrizal.

virus corona, covid-19, penyebaran corona,
Tabel provinsi kasus kumulatif sesuai ranking dan provinsi berisiko per-100.000 penduduk (foto: Istimewa)

Kemudian, dia menjelaskan kembali, dari tabel provinsi berisiko per 100 ribu penduduk dapat terlihat ternyata ada tiga wilayah lebih berisiko terjadi lonjakan corona ketimbang Jawa Timur. Tiga tersebut meliputi wilayah Kalimantan, Papua dan Sulawesi.

"Pemerintah harusnya lebih khawatir dengan wabah di wilayah Kalimantan, Papua dan Sulawesi, dibanding dengan wilayah Pulau Jawa," tuturnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US