The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pasangan Nikah Sesama Wanita di Soppeng Sulsel Diamankan Polisi, Ini Pengakuan Keduanya
MT dan MS saat dimintai keterangan di Mapolres Soppeng. (Foto: Istimewa)
News

Pasangan Nikah Sesama Wanita di Soppeng Sulsel Diamankan Polisi, Ini Pengakuan Keduanya

Minggu, 14 Juni 2020 18:37 WIB 14 Juni 2020, 18:37 WIB

INDOZONE.ID - Pernikahan antara sesama wanita di Desa Baringeng, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, antara MT dan MS yang sempat viral di media sosial, dikabarkan berujung di kantor polisi.

Baik MT maupun MS sama-sama diamankan oleh Polres Soppeng untuk menghindari amarah warga yang kesal. Mereka diperiksa terkait motif yang melatari pernikahan mereka.

Setelah dilakukan pemeriksaan, terungkap kalau ternyata keduanya sama-sama tahu kalau mereka sama-sama perempuan. 

MT, yang merupakan mempelai wanita, tidak kuasa menghentikan hubungan mereka lantaran benih-benih cinta di dalam hatinya sudah terlanjur berkembang, semenjak mereka jadian pada Februari 2019.

"Mereka sudah menjalin hubungan pacaran sejak lama, Februari 2019," ujar Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Amri, Minggu (14/6/2020).

Setelah lima bulan berpacaran, MT tahu kalau MS adalah perempuan. Namun MT tetap melanjutkan hubungannya dengan MS lantaran dirinya sudah nyaman berada di pelukan perempuan berambut gonjes itu.

"Sudah terlanjur sayang katanya, jadi tetap lanjut," kata Amri.

Supaya hubungan mereka tetap bisa berlanjut, MT dan MS kompak mengatur siasat untuk membohongi orang tua MT. MS menyamar menjadi laki-laki dengan nama LAB saat dikenalkan MT kepada ibu bapaknya.

Ibu bapak MT, lantaran tak ingin putrinya jadi bahan gunjingan tetangga karena ke mana-mana nempel dengan "laki-laki" yang bukan muhrim, lantas merestui mereka untuk menikah. Hingga ijab kabul diucapkan MS, mereka masih juga tak tahu kalau menantu mereka itu sebenarnya perempuan.

"Orang tuanya MT tidak tahu kalau MS itu perempuan. Bahkan mereka turut memperlancar pernikahan mereka," terang Amri.

Ist
MT dan MS sesaat setelah menikah. (Foto: Istimewa)

Selain MT dan MS, polisi juga memeriksa lima orang lainnya, yakni ibu dan bapaknya MT, Kepada Desa Baringeng, imam pernikahan, dan seorang saksi pernikahan.

Dua saksi lainnya, yakni ibu bapak dari MS, mempelai "pria", rencananya juga akan diperiksa.

NIkah Siri

Sebelumnya diberitakan, MS dan MT menikah siri tanpa melapor ke kantor desa maupun ke Kantor Urusan Agama (KUA). Mereka hanya mengundang keluarga supaya tidak ketahuan warga.

Kepala Desa Baringeng, Andi Aris mengaku kecolongan atas pernikahan MS dan MT. Ia baru tahu kalau MS adalah perempuan setelah diberitahu oleh kepala desa tetangga, Desa Pising.

"Tidak ada laporan ke saya, makanya saya baru tahu setelah dikasih tahu sama Bu Kades Desa Pising," kata Andi.

Terbongkarnya identitas MS bermula dari kecurigaan warga yang melihat lekukan pada bagian dada MS saat menoleh ke samping. Kecurigaan itu lantas terkonfirmasi oleh fakta bahwa MS merupakan mantan warga Desa Pising. 

"Dia itu mantan warga saya (Desa Pising). Dari data kependudukan dia tercatat berjenis kelamin perempuan," ujar Siti Salmiah, Kepala Desa Pising.

Sebelum berhasil melangsungkan pernikahan secara diam-diam, MS, kata Salmiah, sempat meminta surat pengantar dari Kantor Desa Pising, namun tidak diberikan.

"Waktu dia datang ke kantor itu, saya lagi rapat. Kemungkinan dia jumpa dengan staf saya," imbuh Samliah.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
JOIN US
JOIN US