The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

WNI Laporkan Situasi Ukraina saat Digempur Rusia: Terdengar Ledakan-ledakan di Atas Langit
Warga berkumpul di stasiun kereta bawah tanah di Kiev, Ukraina. (REUTERS/Umit Bektas)
News

WNI Laporkan Situasi Ukraina saat Digempur Rusia: Terdengar Ledakan-ledakan di Atas Langit

Kondusi lingkungan kondusif

Jumat, 25 Februari 2022 14:29 WIB 25 Februari 2022, 14:29 WIB

INDOZONE.ID - Seorang warga Indonesia (WNI) melaporkan kondisi terkini di Kiev, ibu  kota negara Ukraina saat pasukan Rusia terus menggempur sejumlah wilayah negara tersebut.

WNI bernama Vanda Sakina melalui akun Instagram-nya @vandasakinadamayanti melaporkan kondisi hari kedua operasi militer Rusia di Ukraina.

Mengutip laporan VOA Indonesia, Vanda sudah tinggal di Kiev selama setahun bersama suaminya, Denny Fachry, yang bekerja di perusahaan minyak, dan kedua anak mereka.

Baca juga: Manfaat dan Tujuan Utama dalam Permainan Bola Basket

Vanda menjelaskan para WNI dikumpulkan di gedung KBRI Kiev selama eskalasi kontak senjata terjadi. Dia mengaku mendengar suara-suara ledakan, namun tempat tinggal dia sementara masih kondusif.

“Semalam kita bermalam di tempat yang aman disediakan oleh KBRI (Kiev). Tapi memang pukul (sekitar) 3-4 pagi terdengar ledakan-ledakan di atas langit, sepertinya pesawat tempur sedang bertempur antara Rusia dan Ukraina,” kata dia dikutip Indozone, Jumat (25/2/2022). 

“Terdengar beberapa kali suara ledakan, yang membuat saya bangun lebih awal. Tapi alhamdulillah gak sampai darat. Kita masih selamat. Aman. Dan sekarang kita lagi mau berkumpul di KBRI lagi, sambil menunggu plan (rencana) selanjutnya. Kita harus gimana, ke mana. Doain kita selamat ya,” tambah Vanda.


 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by ????VandaSakinaDA/??????????????? (@vandasakinadamayanti)


11 WNI Berada di Ukraina Timur

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan sebanyak 138 warga negara Indonesia (WNI) di Ukraina dalam kondisi aman.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kemenlu Judha Nugraha mengatakan dari 138 WNI yang saat ini berada di Ukraina, sebagian besar berada di Kiev dan sisanya tersebar di beberapa wilayah lain di Ukraina. Namun, ada belasan WNI yang tinggal di Ukraina Timur, wilayah terjadinya konflik.

“Ada 11 WNI yang tinggal di wilayah Ukraina Timur seperti Donetsk dan Luhansk,” kata Judha melansir Antara.

Ia mengatakan pihaknya tengah membangun rencana kontingensi untuk mengantisipasi bila terjadi eskalasi konflik antara Ukraina dan Rusia.

Rencana kontingensi telah ditetapkan berdasarkan koordinasi intensif antara KBRI Kiev dan pemerintah pusat yang memuat tiga tahap --status darurat tiga, dua, dan satu--- yang di dalamnya terdapat ukuran masing-masing langkah yang ditetapkan oleh pihak perwakilan Indonesia di luar negeri.

“Kami meminta WNI yang ada di Ukraina untuk berkumpul di KBRI Kiev. Bagi WNI yang tidak memungkinkan untuk berkumpul di KBRI Kiev, kami meminta mereka untuk bertahan di tempat mereka sambil kami mencari jalur yang aman untuk evakuasi warga yang tidak dapat berkumpul di KBRI Kiev,” kata Judha.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Rachmat Fahzry

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US