The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ancaman Kelaparan Melanda Dunia, Jokowi Bermunajat agar Indonesia Dilimpahi Pangan-Energi
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (YouTube/Sekertariat Presiden)
News

Ancaman Kelaparan Melanda Dunia, Jokowi Bermunajat agar Indonesia Dilimpahi Pangan-Energi

Selasa, 02 Agustus 2022 14:26 WIB 02 Agustus 2022, 14:26 WIB

INDOZONE.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, ancaman kelaparan terus terjadi di beberapa negaea dunia akibat dari peperangan yang terjadi di Rusia dan Ukraina

Sebab, kata Jokowi, imbas peperangan yakni terhambatnya pasokan gandum di semua negara, bahkan membuat ratusan juta warga di dunia terancam mengalami kelaparan.

"Inilah yang sekarang menyebabkan 333 juta orang kelaparan dan mungkin 6 bulan lagi bisa 800 juta orang akan kelaparan dan kekurangan makan akut karena tidak ada yang dimakan," kata Presiden Jokowi dalam kegiatan Zikir Kebangsaan di halaman Istana Merdeka, Senin (1/8/2022) malam.

Atas dasar itu, Jokowi mengajak semua pihak untuk berdoa agar Indonesia selalu dilimpahi energi dan pangan di tengah krisis yang bertubi-tubi melanda dunia, dan Indonesia dapat membantu negara lain yang sedang kesusahan.

Meski beberapa negara terancam mengalami kelaparan akut, namun Jokowi bersyukur beras di Indonesia masih bisa didapat dengan harga yang terjangkau. Kemudahan ini, kata Jokowi, berkat dari kerja keras seluruh elemen masyarakat. 

Tidak sampai disitu, orang nomor satu di bangsa ini menyinggung soal krisis multidimensi yang menyebabkan harga gas dan bensin naik berkali lipat, dan kesusahan ini pun dialami hampir semua negara. 

“Inilah kesulitan-kesulitan yang dialami hampir semua negara, tidak negara kecil, tidak negara besar tidak negara kaya, tidak negara miskin semua mengalami hal yang sama,” ujarnya.

“Sehingga muncul krisis yang ketiga yaitu krisis keuangan. Beberapa negara yang tidak kuat ambruk karena sudah tidak memiliki uang cash, baik untuk membeli energi bensin dan gas atau membeli pangan," tambah Jokowi.

Baca Juga: Awal Agustus, Megawati akan Bertemu Jokowi untuk Bahas Pengisi Sosok MenpanRB

Selain itu Jokowi mengajak semua pihak untuk berdoa agar Indonesia selalu dilimpahi pangan dan energi, serta berikhtiar agar kelimpahan pangan dan energi ini membuat Indonesia bisa membantu negara lain yang mengalami kesusahan. 

"Sekali lagi marilah kita berdoa bersama, berzikir bersama memohon kepada Allah SWT agar negara kita selalu dilimpahi oleh pangan dan energi dan kita tidak kekurangan akan hal itu. Dan kita berusaha, berikhtiar bersama-sama agar kita justru melimpah dan bisa membantu negara-negara lain yang sedang kesulitan saat ini," ucap Jokowi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPN Partai Gelora Fahri Hamzah mengatakan Indonesia sangat diuntungkan oleh berbagai hal, yakni sumber daya alam yang sangat besar dan jumlah penduduk yang besar hingga membuat bangsa ini kuat disaat negara-negara lain terancam krisis ekonomi. 

“Negara kita ini masih sangat diuntungkan oleh banyak hal yang tersedia, yang pertama adalah jumlah penduduk yang besar itu adalah sumber kegiatan ekonomi yang sangat besar di sektor konsumsi. Kemudian kita juga memiliki sumber daya alam yang sangat besar, serta ditambah jumlah generasi baru yang besar, yang siap untuk bekerja itu adalah sumber investasi,” kata Fahri Hamzah.

Mantan Wakil Pimpinan DPR RI periode 2014-2019 ini memastikan Pemerintah mampu menyelamatkan Indonesia dari krisis pangan yang terjadi di negara lain, karena selain sumber daya alam yang melimpah, Indonesia juga merupakan negara yang tidak pernah putus produksi pangannya. 

“Dari itu semua, pemerintah mendapatkan pendapatan yang cukup besar, jadi kita diselamatkan pendapatan dari sektor komoditas pada setiap krisis terjadi,” urai Fahri.

“Jadi pada dasarnya, fundamental kekuatan ekonomi kita ditopang oleh hal-hal yang sifatnya alamiah, yakni jumlah penduduk, bonus demografi, sumber daya alam yang melimpah, serta iklim dan cuaca yang mendukung, produksi pangan sepanjang tahun,” tambahnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US