Surat Cinta Anies Baswedan untuk Tenaga Medis Virus Corona
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (INDOZONE/Murti Ali Lingga)
News

Surat Cinta Anies Baswedan untuk Tenaga Medis Virus Corona

Rasa hormat

Jumat, 27 Maret 2020 08:59 WIB 27 Maret 2020, 08:59 WIB

INDOZONE.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, memberikan apresiasi tinggi kepada tenaga medis yang terus berjuang di barisan terdepan menangani para pasien yang terjangkit virus corona (Covid-19).

Lewat sepucuk surat, Anies menyampaikan rasa hormatnya kepada tenaga medis yang berjibaku bekerja tanpa lelah. Surat itu ia tempatkan di semua kamar tempat tidur para tenaga medis yang disediakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, di Hotel Grand Cempaka.

"Tenaga medis yang mengurusi pasien Covid-19 adalah pejuang yang tugasnya terbesar, terberat dan paling berisiko terpapar. Wajahnya tertutup masker, tapi perannya terlihat dengan nyata," tulis Anies di pembukaan suratnya.

Menurut Anies, dengan segenap kerja keras dan risiko tinggi yang dihadapi para tenaga medis dalam menangani pasien Covid-19 di ibu kota, sudah sepatutnya pemerintah memberikan apresiasi sekaligus dukungan penuh kepada mereka. 

Tak hanya sebatas ucapan, namun harus juga disertai pemenuhan kebutuhan, mulai insentif per hari hingga fasilitas tempat tinggal atau istirahat sementara waktu, agar tak repot pulang ke rumah masing-masing.

"Seluruh fasilitas pendukung di dalamnya disiapkan khusus untuk melindungi dan melayani para tenaga medis. Setiap kamar dibersihkan dengan disinfektan secara rutin, makanan disediakan dalam kotak, bilik disinfektan disediakan di luar pintu masuk dan keluar. Sejumlah 15 bus TransJakarta dan 50 bus sekolah dioperasikan khusus untuk antar jemput tenaga medis," ujarnya.

Berikut ini isi lengkap surat cinta Anies Baswedan kepada tenaga medis yang sedang dan terus berjibaku menangani para pasien Covid-19 di DKI Jakarta.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Anies Baswedan (@aniesbaswedan) on

"Tenaga medis yang mengurusi pasien Covid-19 adalah pejuang yang tugasnya terbesar, terberat dan paling berisiko terpapar. Wajahnya tertutup masker, tapi perannya terlihat dengan nyata,"

"Mereka harus kita dukung penuh. Pemprov DKI Jakarta bergerak untuk mendukung mereka. Mulai hari ini, Hotel Grand Cempaka Business milik BUMD Jakarta, PT. Jakarta Tourisindo, diubah dan dioperasikan sebagai tempat peristirahatan bagi para tenaga medis di Jakarta yang sedang berjuang keras mengalahkan wabah Covid-19,"

"Sejumlah 220 kamar berisi 414 tempat tidur telah disiapkan. Dalam waktu dekat tiga hotel milik BUMD DKI juga akan segera menyusul, dengan jumlah total 261 kamar tambahan dan 361 tempat tidur. Seluruh fasilitas pendukung di dalamnya disiapkan khusus untuk melindungi dan melayani para tenaga medis. Setiap kamar dibersihkan dengan disinfektan secara rutin, makanan disediakan dalam kotak, bilik disinfektan disediakan di luar pintu masuk dan keluar. Sejumlah 15 bus TransJakarta dan 50 bus sekolah dioperasikan khusus untuk antar jemput tenaga medis,"

"Hari ini, 138 tenaga medis dari RSUD Tarakan dan RSUD Pasar Minggu mulai menempati hotel Grand Cempaka Business. Ratusan lainnya akan segera menyusul. Mereka turun berjuang melayani warga Jakarta dalam masa sulit, dan siap menghadapi tantangan berat dengan risiko sangat tinggi. Dukungan dari kita semua, semoga dapat meringankan beban para pejuang kemanusiaan ini. Tak lupa kita terus doakan agar Allah SWT terus melindungi mereka, memberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas mulia ini,"

"Ini adalah kerja besar. Berbagai pihak turut membantu memberi dukungan. Dompet Dhuafa dan Perumda Pasar Jaya menyediakan bilik disinfektan, donasi makanan berdatangan dari Foodstation Jakarta, Susu Diamond, Bank DKI, Perkumpulan Jasa Boga Indonesia, Terra Restaurant, dan dari individu seperti Ibu Juliana. Kami sampaikan terima kasih atas kolaborasi ini,"

"Kepada seluruh pihak yang dapat membantu, Jakarta memanggil kita semua. Bagi yang ingin menyumbangkan makanan dan berbagai peralatan, atau kepada hotel-hotel yang ingin membantu penyediaan kamar, silakan langsung hubungi pada gambar terakhir,"

"Jangan biarkan tenaga medis bertarung sendirian di garda terdepan. Ini kerja bersama, kerja kolosal dan semua perlu terlibat. Mari kita dukung, mari kita bantu. Wujudkan bantuan itu dalam bentuk nyata. Semoga Allah SWT melindungi kita semua," tutupnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fauzi
Yulia Marianti
Murti Ali Lingga

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US