Dear Pengguna Skuter Listrik, Jangan Rusak Fasilitas Umum, Dong!
Instagram/@binamargadki
News

Dear Pengguna Skuter Listrik, Jangan Rusak Fasilitas Umum, Dong!

Kamis, 14 November 2019 11:15 WIB 14 November 2019, 11:15 WIB

INDOZONE.ID - Salah satu alat transportasi yang banyak digunakan belakangan ini adalah skuter listrik. Alat ini dianggap praktis dan lebih cepat daripada berjalan kaki.

Sayangnya, masih banyak pengguna skuter listrik yang malah menyalahgunakan fasilitas tersebut. Mereka berkendara tidak pada tempatnya, salah satunya di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO).

Lewat akun Instagramnya, Bina Marga DKI (@binamargadki) mengingatkan pengguna skuter listrik agar tidak memakai kendaraan tersebut di JPO karena mengganggu pejalan kaki dan merusak sarana di dalamnya.

"Halo warga jakarta. Untuk pengguna skateboard, scooterlistrik (grabwheels). Mohon untuk tidak menggunakan alat-alat tersebut pada JPO Sudirman (JPO Bunderan senayan, GBK dan Polda metro).

"Selain mengganggu pengguna JPO yang lain, juga dapat merusak sarana JPO tersebut. Mari bijak dalam menggunakan fasilitas umum, kita gunakan dan jaga bersama." tulis Bina Marga DKI, Selasa (12/11).

Netizen juga ramai mengkritisi ulah sekelompok orang yang menggunakan skuter listrik tidak pada tempatnya.

pramuditakatarina: Mainnya aja mau kalo rusak ya kagak mau tanggung jawab benerin yang ada saling tuduh”an

cellofrap: Harus nya tiap fasilitas umum kalau masyarakat merusak kena denda,ini mah fasilitas umum di perbaiki oleh pemerintah yg ada malah rusak,,,selain JPO trotoar udah di perbaiki kadang suka jadi tempt jualan atau parkir

syifasatnawijaya: Selain ini, yg main skateboard di trotoar juga tolong di perhatikan kembali ya bapak/ibu karena kami sudah sering menegur baik2. Sayang sekali trotoarnya sudah bagus2 jadi hancur dan juga mengganggu pejalan kaki terutama pada rush hour. Terima kasih

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Zega

Zega

Writer
Zega

Zega

Reporter

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU