Terkait Konflik Iran-AS, Pertamina Enggan Berkomentar Harga Minyak
Ilustrasi SPBU Pertamina. (ANTARA FOTO/Olha Mulalinda)
News

Terkait Konflik Iran-AS, Pertamina Enggan Berkomentar Harga Minyak

Harga jual BBM di Indonesia tergantung Kementerian ESDM

Rabu, 08 Januari 2020 10:31 WIB 08 Januari 2020, 10:31 WIB

INDOZONE.ID - PT Pertamina (Persero) menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah, terkait penetapan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik itu BBM penugasan maupun BBM non subsidi. 

Hal itu menjawab pertanyaan Indozone.id terkait potensi kenaikan harga BBM akibat terimbas konflik Iran-AS yang notabene hal itu menyebabkan harga minyak dunia mengalami lonjakan drastis. 

"Kalau mengenai harga minyak dunia, ya harus liat ke depannya seperti apa. Kami belum bisa komentar," ujar VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman saat dihubungi Indozone.id Rabu (8/1). 

Terkait kenaikan harga minyak dunia dan hubungannya dengan harga jual BBM di Indonesia, menurut Fajriyah hal itu sudah ada mekanismenya tersendiri di pemerintah. Kementerian ESDM, kata dia, memiliki kewenangan sepenuhnya dalam menentukan harga jual BBM di Indonesia. 

"Harga minyak juga kan ada aturan dari pemerintah," pungkasnya. 

Sebagai informasi saja, dikutip dari perdagangan New York Mercantile Exchange (Nymex), harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) pagi ini, Rabu 8 Januari 2020, berada di level US$64,48 per barel. Angka ini melonjak 2,84 persen atau naik US$1,78 dari kemarin di angka US$62,70 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah Brent yang diperdagangkan di Intercontinental Exchange (ICE) mencapai US$70,15 per barel atau naik 2,75 persen. 

Seperti diketahui pada Minggu (5/1/2020) pukul 00.00 waktu setempat, PT Pertamina (Persero) menurunkan harga BBM jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite.

  1. Pertamax menyesuaikan dari harga semula Rp 9.850 jadi Rp 9.200 per liter.

  2. Pertamax Turbo dari harga semula Rp 11.200 menjadi Rp 9.900 per liter.

  3. Pertamina Dex mengalami penyesuaian dari harga semula Rp 11.700 menjadi Rp 10.200 per liter.

  4. Dexlite menyesuaikan dari harga semula Rp 10.200 menjadi Rp 9.500 per liter.

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Fauzi
Ade Indra
Sigit Nugroho
Fauzi

Fauzi

Editor
Ade Indra

Ade Indra

Writer
Sigit Nugroho

Sigit Nugroho

Reporter

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU