The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Di Tengah Pandemi COVID-19, Menteri Pertanian Ajak Petani Jadi Pahlawan Pangan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat menghadiri panen raya di Desa Cialam Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Kamis (22/10/2020). (Photo/ANTARA/Harianto)
News

Di Tengah Pandemi COVID-19, Menteri Pertanian Ajak Petani Jadi Pahlawan Pangan

Kamis, 22 Oktober 2020 19:20 WIB 22 Oktober 2020, 19:20 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengajak petani agar menjadi pahlawan pangan di tengah pandemi COVID-19. Hal itu disampaikannya saat menghadiri panen raya di Desa Cialam Jaya, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Kamis (22/10/2020).

"Petani adalah pejuang dari negeri dan bangsa Indonesia ini. Oleh karena itu mari kita jadi pejuang negeri dengan mempersiapkan makanan bagi masyarakat terutama di Sulawesi Tenggara ini," katanya, seperti dilansir dari Antara.

Sementara itu, Syahrul menyebutkan bahwa petani di Sulawesi Tenggara (Sulteng) khususnya daerah tersebut juga harus bisa berkontribusi untuk kepentingan di seluruh Indonesia. Sebagaimana yang disampaikan Presiden Jokowi, ia meneruskan bahwa kebutuhan pangan harus dipersiapkan lebih kuat di era pandemi COVID-19.

"Kita akan dorong lebih kuat lagi untuk bisa berproduksi, meningkatkan produktivitas khususnya beras karena kebutuhan pangan kita harus dipersiapkan lebih kuat di era pandemi COVID-19 seperti ini dan ini petunjuk bapak presiden," ujarnya.

"Oleh karena itu, kehadiran saya di Konawe Selatan untuk melihat hamparan yang masih bagus, yang tentu saja intervensi varietas yang baik, budidaya yang cukup kuat mekanisasi yang baik, untuk membuat produktivitas kita bisa semakin tinggi, dan tentu saja kita berharap sampai daya serap nanti bisa dilakukan dengan baik," tegasnya.

Di sisi lain, ia menyampaikan bahwa ekonomi di seluruh dunia menurun. Meski demikian, sektor pertanian terus tumbuh positif, meskipun di tengah pandemi COVID-19. Ekspor pada pada periode Januari sampai Juli 2020 mencapai Rp251 triliun.

"Pertanian perdagangannya terbuka dan pertanian kalau memang masih memiliki matahari berarti masih bisa tumbuh di situ, kalau masih ada air biar sedikit tertentu pasti ada tanaman varietas tertentu yang bisa kita jual disana," pungkasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US