The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kalung Antivirus Corona Ternyata Bukan Obat, Tapi Didukung Profesor UGM
Kalung dan produk eucalyptus. (Dok. Kementan RI)
News

Kalung Antivirus Corona Ternyata Bukan Obat, Tapi Didukung Profesor UGM

Minggu, 05 Juli 2020 11:54 WIB 05 Juli 2020, 11:54 WIB

INDOZONE.ID - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama dengan pihak swasta, akan memproduksi kalung dari tanaman eucalyptus yang disebut sebagai antivirus corona.

Terkait dengan wacana ini, Dosen Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Dr. Zullies Ikawati mendukung upaya dari Kementan tersebut.

"Saya kira, sebagai pendukung untuk gejala covid inovasi ini sangat bagus karena covid biasanya sesak nafas. Jadi ini sangat pas sekali," ujar Zullies saat siaran pers Kementan pada Sabtu (4/7/2020).

antivirus corona
Produk tanaman eucalyptus yang disebut sebagai antivirus corona. (Dok. Kementan RI)

Walaupun begitu kata Zullies, sebagai antivirus corona, perlu pembuktian dengan proses yang panjang. Termasuk juga uji klinis di tingkat kementerian dan lembaga lainnya.

"Kalau uji invitro saya setuju dan saya kira memang ada potensi menjadi antivirus. Tapi kan untuk menjadi satu obat pasti ada alurnya," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner Kementerian Pertanian, Indi Dharmayanti mengungkapkan, semua inovasi yang dilakukan oleh Kementan masih dalam tahap invitro, yang masih membutuhkan proses riset dan penelitian.

"Sebenarnya bukan obat untuk corona, karena riset masih terus berjalan. Tapi ini adalah ekstrak dengan metode desilasi untuk bisa membunuh virus yang kita gunakan di laboratorium. Toh sesudah kita lakukan screening ternyata eucalyptus ini memiliki kemampuan membunuh virus influenza bahkan corona," jelasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Putri
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
Putri

Putri

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US