The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tim SAR Evakuasi Pemancing yang Jatuh ke Jurang di Aceh Timur
Tim gabungan mengevakuasi warga Aceh Tamiang yang jatuh jurang di Kabupaten Aceh Timur, Rabu (24/2/2021). Antara Aceh/HO
News

Tim SAR Evakuasi Pemancing yang Jatuh ke Jurang di Aceh Timur

Kamis, 25 Februari 2021 21:09 WIB 25 Februari 2021, 21:09 WIB

INDOZONE.ID - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pemancing yang sebelumnya dilaporkan hilang karena terjatuh ke jurang yang ada di kawasan hutan Desa Rantau Panjang Bedari, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Ketua Satuan Tugas SAR Aceh Timur Abdul Musafir saat dihubungi dari Idi, ibu kota Kabupaten Aceh Timur.

Ia menyebut bahwa saat ini korban yang diketahui bernama Sakirin (33) sudah ditemukan dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat pada Rabu (24/2/21) pukul 17.00 WIB.

"Korban Sakirin ditemukan sekitar 500 meter di jurang dari titik awalnya jatuh. Kini korban telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Kabupaten Aceh Tamiang karena mengalami luka pada bagian kaki," kata Abdul Musafir seperti dilansir Antara, Kamis (25/2/21).

Sebelumnya, korban Sakirin (33) asal Desa Benua Raja, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang dilaporkan jatuh ke jurang di kawasan hutan Desa Rantau Panjang Bedari, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur.

"Korban jatuh ketika hendak memancing ikan bersama tiga rekannya di Sungai Rantau Panjang Bedari, Simpang Jernih, Aceh Timur, Minggu (21/2)," kata Kapolsek Simpang Jernih Ipda Rudiono.

Ipda Rudiono mengatakan, pihaknya menerima laporan korban terjatuh ke jurang pada Selasa (23/2) pukul 18.00 WIB. Laporan diterima dua hari setelah kecelakaan terjadi karena lokasi korban jatuh jaraknya jauh dari pemukiman penduduk.

"Lokasi korban memancing persis di pinggir jurang. Korban Sakirin terpeleset dan akhirnya jatuh ke jurang. Mengetahui rekannya jatuh, ketiga rekannya mencoba membantu, namun gagal," kata Kapolsek.

Mendapat informasi tersebut, personel kepolisian berkoordinasi dengan unsur TNI, Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, bergerak ke lokasi.

"Berdasarkan informasi rekannya, korban masih hidup. Untuk menuju lokasi harus melalui sungai menggunakan perahu kayu serta berjalan kaki selama empat jam," kata Ipda Rudiono.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Putri Octapia Saragih
JOIN US
JOIN US