The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Jokowi Minta Angka Kematian Akibat Corona Ditekan, Ini Penjelasan Satgas Covid-19
Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Jumat (24/4/2020). (INDOZONE/Arya Manggala)
News

Jokowi Minta Angka Kematian Akibat Corona Ditekan, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Diharapkan menurun.

Rabu, 30 September 2020 20:06 WIB 30 September 2020, 20:06 WIB

INDOZONE.ID - Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan agar angka kematian akibat Covid-19 mampu ditekan. Lantas bagaimanakah maksud dari pernyataan tersebut?

Pasalnya, angka kematian tidak bisa diutak-atik layaknya kasus positif yang pasien tersebut bisa sembuh. Anggota Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah pun memberikan penjelasannya.

Menurut Dewi, tingkat kematian yang ingin diturunkan adalah penambahan absolut kematian akibat Covid-19 per hari ataupun per minggu.

"Misalnya di bulan Juni mungkin seminggu yang meninggal ada 10 orang. Pekan selanjutnya itu ada 5 orang, selanjutnya 3 orang, hingga hanya satu orang atau tidak ada kematian sama sekali," ucap Dewi dalam Youtube BNPB, Rabu (30/9/2020).

"Maka, jumlah absolut kematian itu yang ingin kita lihat sebenarnya. Ada penurunan jumlah absolut kematian yang ada di hari-hari mendatang," tambahnya.

Oleh sebab itu, Dewi menjelaskan bahwa yang ingin dicapai adalah penambahan kasus kematian akibat Covid-19 bisa diturunkan. Jikalau bertambah, maka semakin hari, semakin dalam jumlah yang kecil.

"Sebetulnya kita lihat adalah jumlah penambahan yang kita kejar. Kalau bisa tidak ada penambahan lagi, kalau ada penambahan, penambahan yang semakin hari semakin kecil," tutup Dewi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia mencapai 3,77%, sedikit lebih tinggi dari rata-rata dunia yang rata-rata kasus kematian adalah sebanyak 3,01%.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Utami Evi Riyani
Sarah Hutagaol

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US