Kronologi Penembakan Tenaga Medis Covid-19 di Papua oleh KKB
Satgas Nemangkawi mengevakuasi anggota Gugus Tugas COVID-19 yang ditembak KKB, di Papua. (ANTARA/HO-Dok Satgas Humas Ops Nemangkawi)
News

Kronologi Penembakan Tenaga Medis Covid-19 di Papua oleh KKB

Minggu, 24 Mei 2020 09:21 WIB 24 Mei 2020, 09:21 WIB

INDOZONE.ID - Satuan Tugas Operasi Nemangkawi terus memburu kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menembak dua anggota Gugus Tugas COVID-19 di Papua. Akibat peristiwa tersebut, satu korban meninggal dunia.

Berikut kronologi penembakan terhadap dua tenaga medis berdasarkan siaran pers Satgas Humas Operasi Nemangkawi.

Peristiwa penembakan itu dialami oleh dua tenaga medis yang tergabung dalam Gugus Tugas COVID-19, di Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Jumat (22/5/2020) sekitar pukul 16.30 WIT.

Tenaga medis bernama Amalek Bagau (30) dan Eniko Somou (39) ditembak KKB ketika hendak mengantarkan obat-obatan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Kabupaten Intan Jaya.

Usai mengetahui peristiwa tersebut, personel Satgas Operasi Nemangkawi dan Polres Intan Jaya bergegas ke lokasi dengan menempuh medan yang terjal.

Namun, korban bernama Eniko Somou dinyatakan meninggal dunia karena luka tembak. Korban lalu dievakuasi ke Nabire.

Pesawat mendarat di Bandara Douw Aturure Nabire pada hari Sabtu, tanggal 23 Mei 2020, pukul 10.20 WIT, kemudian pukul 10.30 WIT, korban luka langsung dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Nabire untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol AM. Kamal menyebutkan dari informasi yang diterima bahwa satu korban dinyatakan meninggal dunia, sementara satu lagi masih dirawat dalam keadaan kritis.

Salah satu hambatan yang dihadapi personel di lapangan adalah, lokasi kejadian sangat jauh dan kondisi medan sangat sulit. Petugas bahkan membutuhkan waktu lima jam untuk tiba di TKP.

Kedua korban merupakan tenaga medis yang mempunyai tugas mulia untuk membantu masyarakat dalam bidang kesehatan. Sehingga teror KKB saat ini sudah semakin meresahkan, seperti ingin diakui sebagai teroris.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Zega

Zega

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US