The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Anies Sebut Tenda Darurat Pasien COVID-19 Sudah Dipasang pada 22 Rumah Sakit di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua dari kiri) saat meninjau tenda bagi perawatan pasien COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (24/6/2021). (photo/ANTARA/Mentari Dwi Gayanti)
News

Anies Sebut Tenda Darurat Pasien COVID-19 Sudah Dipasang pada 22 Rumah Sakit di Jakarta

Kamis, 24 Juni 2021 22:18 WIB 24 Juni 2021, 22:18 WIB

INDOZONE.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan fasilitas tenda darurat untuk ruang rawat inap pasien COVID-19 telah dipasang pada 22 rumah sakit di daerah tersebut.

Fasilitas tersebut juga telah dipasang di RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran.

Pemasangan tenda darurat ini bertujuan menampung pasien COVID-19 yang membutuhkan perawatan dan rawat inap, seiring dengan keterisian tempat tidur atau "bed occupancy ratio" (BOR) di sejumlah rumah sakit DKI yang sudah penuh.

"Tenda yang sudah dipasang di rumah sakit terdapat 20 unit dan dua unit lainnya di RS Wisma Atlet, stoknya masih ada delapan dan masih bisa ditambah," kata Anies usai mengunjungi RSUD Kramat Jati di Jakarta Timur, Kamis (24/6) malam diktuip dari ANTARA.

Anies menjelaskan Pemprov DKI Jakarta berinisiatif meminjam tenda milik UNICEF yang sebelumnya dimanfaatkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk proses belajar mengajar.

Baca juga: Tim Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab Siap Mendampingi Simpatisan yang Diamankan Polisi

Dengan adanya tenda ini, para pasien COVID-19, terutama dengan gejala sedang hingga berat yang membutuhkan perawatan tidak perlu menunggu di kursi maupun lobi rumah sakit.

Selain tenaga kesehatan yang bersiaga, tenda darurat RS memiliki 10 tempat tidur dan fasilitas oksigen bagi pasien yang mengalami gangguan pernapasan.

Salah satu tenda darurat yang sudah dipasang, yakni di halaman RSUD Kramat Jati. Di RS tersebut, kondisi ruang rawat inap telah melebihi kapasitas. Bahkan, lobi rumah sakit kini beralih fungsi menjadi ruang rawat inap bagi pasien.

"Di sini ada 10 bed yang bisa menangani, ada tenaga medisnya juga. Cara ini diharapkan bisa membuat mereka tidak harus menunggu biasanya di kursi-kursi, atau di teras dan di lobi," tutur Anies.

Anies terus mengingatkan warga untuk membatasi aktivitas mengingat potensi penularan, khususnya varian baru corona yang amat tinggi.

Sebelumnya, Kasus Corona di DKI Jakarta alami lonjakan drastis. Per hari ini saja, kasus baru Corona di Jakarta mencapai 7.505 kasus.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor
JOIN US
JOIN US