The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

1 KKB Yahukimo Ditembak Mati, Bawa Senpi Rampasan Milik TNI
Juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom (kanan). (Dok. TPNPB-OPM)
News

1 KKB Yahukimo Ditembak Mati, Bawa Senpi Rampasan Milik TNI

SS2 V4 Trijikon.

Kamis, 09 Desember 2021 11:12 WIB 09 Desember 2021, 11:12 WIB

INDOZONE.ID - Baku tembak kembali terjadi antara personel TNI dengan orang tak dikenal (OTK) yang diduga bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua. Akibat baku tembak ini, seorang anggota KKB tewas dan TNI berhasil mengamankan senjata milik TNI dari tangan satu KKB tersebut.

Kapendam Cenderawasih Kolonel Arm Reza Nur Patria menyebut, aksi baku tembak ini terjadi pada 7 Desember 2021 yang lalu. Baku tembak terjadi saat aparat Satgas TNI Koramil Persiapan Suru-suru sedang melaksanakan tugas pengawasan dan memonitor situasi wilayah di Distrik Suru-suru.

"Dalam pelaksanaan pengawasan dan monitoring wilayah, Satgas TNI Koramil Persiapan Suru-suru melihat kelompok OTK membawa senjata laras panjang dan melakukan penembakan terhadap Satgas TNI Koramil Persiapan Suru-suru sehingga terjadi kontak tembak," kata Reza dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Kamis (9/12/2021).

Akibat penembakan ini, satu orang diduga anggota KKB bernama Atu Kogoya tewas tertembak.

"Mengakibatkan satu orang dari kelompok orang tidak dikenal yang diduga merupakan KKB, mengalami luka tembak dan meninggal dunia atas nama Atu Kogoya," kata Reza.

Setelah melakukan pengecekan, pihaknya menemukan satu pucuk senjata milik TNI. Senjata tersebut diamankan usai baku tembak dengan KKB.

"Diperoleh satu pucuk senjata laras panjang organik SS2 V4 Trijikon, 5 Magazen, sejumlah munisi 5,56 mm dan beberapa barang bukti lainnya," kata Reza.

Menurutnya, hasil pemeriksaan menunjukkan senjata tersebut rupanya merupakan senjata organik milik personel TNI yang dibunuh oleh KKB di Kali Brasa, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo pada tanggal 18 Mei 2021 yang lalu.

Artikel Menarik Lainnya :

TAG
Gema Trisna Yudha
Samsudhuha Wildansyah
JOIN US
JOIN US