The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mantan Jubir KPK Bongkar Fitnah Buzzer Bayaran Terhadap Novel Baswedan, 'Isu Basi'
Kolase foto Febri Diansyah dan Novel Baswedan (Antaranews/Twitter)
News

Mantan Jubir KPK Bongkar Fitnah Buzzer Bayaran Terhadap Novel Baswedan, 'Isu Basi'

Jumat, 14 Mei 2021 16:04 WIB 14 Mei 2021, 16:04 WIB

INDOZONE.ID - Mantan Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan bahwa para buzzer bayaran terus menebar fitnah untuk menyerang Novel Baswedan.

Seperti diketahui, Novel merupakan satu di antara 75 pegawai KPK yang dibebastugaskan dengan modus Tes Wawasan Kebangsaan.

Melalui akun Twitter @febridiansyah, Jumat (14/5/2021), Febri mengaku tak habis pikir dengan ulah tersebut.

Apalagi saat ini masih dalam nuansa Lebaran.

"Sdg liat2 twitter, trnyata tdk cukup menyingkirkan dg SK non-job yg bermasalah scr hukum. dlm 2 hari idul fitri ini para buzzer terus menebar fitnah dan isu dusta untuk menyerang kredibilitas Novel Baswedan. Di hari yg suci ini, bahkan. Isu basi yg selalu dimainkan sjk lama," tulis Febri.

Sebelumnya, Novel Baswedan angkat bicara mengenai upaya puncak pelemahan terhadap KPK.

Melalui akun Twitter @nazaqistsha, Selasa (11/5/2021), Novel mengingatkan bahwa Tes Wawasan Kebangsaan bukan tes kompetensi ataupun seleksi.

Dia juga mengingatkan soal putusan Mahkamah Konstitusi soal peralihan pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara.

"Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), bukan tes kompetensi atau tes utk seleksi. Dlm UU 19/2019 dan Putusan MK jelaskan peg KPK mjd ASN hanya bersifat peralihan yg tdk boleh merugikan pegawai KPK," tulisnya.

Lebih lanjut, Novel mengungkap bahwa sebagian dari 75 pegawai yang dinonaktifkan itu kini sedang menangani kasus-kasus korupsi kelas kakap.

"Tp digunakan utk singkirkan 75 peg, bbrp sdg tangani kasus besar," tulisnya.

Novel juga merasa heran dengan perlakuan yang kini diperoleh para pejuang antikorupsi di Indonesia.

Dia bahkan merasa bahwa perjuangan anti korupsi seperti dimusuhi di negeri sendiri. Padahal, perjuangan itu justru mendapat apresiasi dari dunia internasional.

Novel pun menanggapi kicauan netizen yang mengingatkan tentang penghargaan antikorupsi PIACCF Award dari Perdana Menteri Malaysia pada 2020 lalu.

"Apa nggak aneh, perjuangan anti korupsi seperti dimusuhi di negeri sendiri, justru dihormati di internasional," tulis Novel melalui akun Twitter @nazaqistsha, Rabu (12/5/2021).

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda Fahriza Batubara

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US