The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pasien COVID-19 Meningkat, Menkes: Rumah Sakit Butuh Tambahan 20 Ribu Nakes
Ilustrasi: Petugas kesehatan bersiap membantu pasien COVID-19 di tenda sementara di luar ruang gawat darurat rumah sakit pemerintah di Bekasi, di pinggiran Jakarta, Indonesia, 25 Juni 2021. (photo/REUTERS/Willy Kurniawan/ilustrasi)
News

Pasien COVID-19 Meningkat, Menkes: Rumah Sakit Butuh Tambahan 20 Ribu Nakes

Selasa, 13 Juli 2021 17:41 WIB 13 Juli 2021, 17:41 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Kesehatan (menkes) Budi Gunadi Sadikin sebut saat ini membutuhkan tambahan tenaga kesehatan sekitar 20 ribu dokter dan perawat, sebab adanya peningkatan kunjungan pasien COVID-19 yang kini terjadi di berbagai rumah sakit.

"Kita ada masalah dari sisi sumber daya manusia (SDM), karena banyak yang kena (terinfeksi COVID-19). Sehingga kita perlu juga mengganti, tapi kita juga ada ekspansi ," katanya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI secara virtual yang dipantau dari Jakarta, Selasa (13/7).

Budi mengatakan kebutuhan tambahan tenaga perawat rumah sakit di tujuh provinsi Pulau Jawa dan Bali yang sedang terjadi lonjakan pasien, dihitung mencapai 16 ribu sampai 20 ribu perawat tambahan.

Baca juga: Detik-detik Pemotor Ngebut Tabrak Pasutri Hingga Tewas di Tempat saat Menyeberang Jalan

Menurut Budi, kebutuhan perawat sedang dipenuhi pemerintah melalui organisasi profesi maupun lembaga pendidikan yang saat ini dipetakan jumlahnya sekitar 19 ribu orang.

"Kita sudah petakan perawat yang sudah lulus uji kompetensi, sudah selesai sekolah tapi belum lulus uji kompetensi dan di tingkat akhir itu ada sekitar 19 ribuan," katanya.

Sedangkan untuk kebutuhan tenaga dokter, kata Budi, dihitung berkisar 2.200 hingga 2.900 orang. 

"Kita bisa lihat, ternyata ada sekitar 3.900 dokter selesai intership. Ini kita akan percepat seluruh proses administrasinya sehingga mereka bisa masuk ke rumah sakit," katanya.

Budi menambahkan Kemenkes sudah mengeluarkan aturan pemberian dosis ketiga vaksin Moderna sebagai 'booster' bagi tenaga medis agar mereka bisa terlindungi selama bekerja.

Budi menambahkan Kemenkes juga sedang melobi lembaga pendidikan agar para perawat yang masih menempuh pendidikan bisa memperoleh tambahan kredit dari kiprah mereka selama menangani pandemi di rumah sakit.

"Kalau bisa apa yang mereka lakukan ini dihitung sebagai kredit, karena mereka sudah langsung praktik. Ini harusnya bisa dimasukkan sebagai salah satu parameter penilaian mereka ketika lulus," ujarnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US