The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Demi Kendalikan Pengunjung, Ancol Terapkan Skema Buka-Tutup Gerbang Sementara
Sejumlah pengunjung duduk berjarak untuk mematuhi protokol kesehatan COVID-19 di kawasan pantai Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (26/5/2021). (photo/ANTARA/ HO-Dok. Humas Taman Impian Jaya Ancol)
News

Demi Kendalikan Pengunjung, Ancol Terapkan Skema Buka-Tutup Gerbang Sementara

Rabu, 26 Mei 2021 17:27 WIB 26 Mei 2021, 17:27 WIB

INDOZONE.ID - Untuk bisa mengendalikan jumlah pengunjung,  pihak manajemen Taman Impian Jaya Ancol menerapkan skema buka-tutup gerbang sementara dengan mengedepankan protokol kesehatan (prokes) saat libur Hari Raya Waisak 2565 Era Buddha (BE), Rabu (26/5).

"Jadi skema buka-tutup gerbang itu lebih kepada upaya pengendalian trafik pengunjung di dalam Ancol. Jadi bukan enggak boleh masuk, tapi pengunjung ditahan sementara, dan itu tadi cuma sekitar 30 menit," kata Manajer Komunikasi Korporat Taman Impian Jaya Ancol Rika Lestari  kepada wartawan di Jakarta, Rabu.

Rika mengatakan jumlah pengunjung Taman Impian Jaya Ancol yang tercatat masuk kawasan tersebut dari jam 06.00 WIB sampai jam 13.00 WIB tadi sekitar 14.000 orang, lalu yang keluar sebanyak 4.000 orang.

Baca juga: MUI Mengajak Umat Islam Untuk Melaksanakan Shalat Gerhana

"Jadi yang tersisa di kawasan Ancol 10.000 orang. Itu pun menyebar, ada yang ke Dunia Fantasi, Seaworld, dan Ocean Dream Samudera. Secara jumlah pengunjung, itu masih di bawah 30 persen," kata Rika.

Selain itu ia juga mengatakan animo pengunjung meningkat selama libur Waisak kali ini, namun ia berharap penerapan protokol kesehatan selama berwisata tetap menjadi perhatian selama berada di kawasan Ancol.

Rika pun memantau area sepanjang pantai Ancol untuk memastikan penerapan protokol kesehatan dapat dikendalikan dengan baik.

Ia mengatakan pengunjung yang saat ini ada pinggir pantai sekitar 4.000 orang. Angka tersebut, menurut Rika, masih cukup terkendali untuk di kawasan pantai karena protokol kesehatan seperti jaga jarak dan menghindari kerumunan terus diperhatikan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US