The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Dikabarkan Meninggal, Gubernur Papua Lukas Enembe Masih Jalani Pengobatan di Singapura
Lukas Enembe. (ANTARA/Moch Hasim)
News

Dikabarkan Meninggal, Gubernur Papua Lukas Enembe Masih Jalani Pengobatan di Singapura

Selasa, 25 Mei 2021 17:31 WIB 25 Mei 2021, 17:31 WIB

INDOZONE.ID - Juru Bicara Gubernur Papua Muhammad Rifai Darus menyebut Gubernur Papua Lukas Enembe kini menjalani perawatan dan pengobatan di Singapura. Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa Lukas Enembe telah meninggal dunia setelah melewati masa kritis.

"Jadi saya belum mendapatkan petunjuk untuk memberikan informasi lebih lanjut mengenai rumah sakit mana tempat Gubernur Papua Lukas Enembe dirawat dan perkembangan terkait sakit yang diderita," kata Rifai, Selasa (25/5/2021).

Rifai mengatakan bahwa pihaknya hanya diberikan petunjuk untuk memberitahukan informasi kepada masyarakat bahwa Gubernur Papua Lukas Enembe dalam kondisi baik dan sehat.

"Hari ini (25/5/2021) Gubernur Papua Lukas Enembe sedang melakukan pengobatan lanjutan dan masih dalam proses pemulihan kaki dan suara agar dapat berkomunikasi dengan prima," ungkap Rifai.

Lukas Enembe menginginkan agar segala bentuk kabar bohong yang bertendensi menyudutkan dan bernuansa provokatif dapat diperangi bersama dengan cara elegan.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Papua terus mendoakan para pemimpin agar kembali pulih dan dapat menjalankan aktifitasnya kembali sebagai kepala daerah," ujar Rifai.

Dia menambahkan dalam hal Gubernur Papua Lukas Enembe sedang menjalani masa perawatan maka fungsi pemerintahan mengenai pemberian pelayanan, pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat terus berlangsung sebagaimana mestinya melalui suatu sistem pemerintahan yang kuat serta komprehensif oleh berbagai unsur pemerintah provinsi, di mana tetap berada dalam garis komando Gubernur Papua.

Sebelumnya, Lukas Enembe sempat menjadi sorotan karena masuk ke Papua Nugini lewat 'jalan tikus' dan berakhir dideportasi. Dia masuk ke Papua Nugini dengan menaiki ojek.

Saat itu, Lukas mengaku nekat masuk ke Papua Nugini dengan cara ilegal karena hendak melakukan terapi saraf kaki. Dia juag sudah mengakui bahwa perbuatannya salah.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina
Dina

Dina

Editor
JOIN US
JOIN US