The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Foto Ryan Jombang Bonyok & Muntah Darah Dihajar Bahar bin Smith, Dianiaya Saat Mau Salat
Beredar foto Ryan Jombang babak belur dipukuli Bahar bin Smith. (Istimewa)
News

Foto Ryan Jombang Bonyok & Muntah Darah Dihajar Bahar bin Smith, Dianiaya Saat Mau Salat

Jumat, 20 Agustus 2021 19:01 WIB 20 Agustus 2021, 19:01 WIB

INDOZONE.ID - Sikap arogan Bahar bin Smith diperlihatkan saat menjalani hukuman pidana di Lapas Gunung Sindur, Bogor.

Seakan belum jera dihukum 3 tahun akibat menganiaya anak kecil dan 3 bulan karena memukuli sopir taksi online. Kini Bahar bin Smith dituding melakukan penganiayaan Ryan Jombang.

Di dalam penjara pun Bahar bin Smith juga nekat melayangkan pukulannya kepada Ryan Jombang terpidana kasus mutilasi yang cukup terkanal itu.

Foto Ryan Jombang yang babak belur pun beredar di media sosial. Terlihat matanya lebam dan mengalami muntah darah akibat pukulan dari Bahar bin Shmith. 

Kuasa Hukum Very Idham Henyansyah alias Ryan Jombang mendatangi Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (19/8/2021).

Kedatangan itu bertujuan untuk melaporkan Bahar bin Smith atas insiden pemukulan di Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Bahar bin Smith. (Foto/Antara)
Bahar bin Smith. (Foto/Antara)

Benny Daga, kuasa hukum Ryan Jombang mengatakan apa yang menimpa kliennya bukanlah perkelahian tetapi penganiayaan.

Dia ingin meluruskan informasi simpang siur yang beredar terkait kliennya, termasuk pernyataan yang disampaikan oleh Kalapas Gunung Sindur dan Humas Ditjen PAS Kemenkumham.

"Bukan perkelahian, tetapi itu peristiwa pemukulan diduga penganiayaan oleh Bahar kepada klien kami, Ryan Jombang," ujar Benny.

Menurut Benny, informasi yang diterimanya dari Ryan, dugaan penganiayaan itu terjadi karena uang kliennya dipinjam oleh Bahar bin Smith secara bertahap, beberapa kali dengan jumlah tertentu.

Bahar bin Smith. (Foto/Instagram)
Bahar bin Smith. (Foto/Instagram)

Nominal uang yang dipinjamkan sebesar Rp10 juta. Benny membantah jika kliennya mencuri uang, keterangan yang ada bahwa uang kliennya dipinjam oleh Bahar bin Smith.

"Lalu ketika hendak diminta kembali uangnya, enggak pernah dikembalikan uang itu. Yang ada klien kami dianiaya," beber Benny.

Peristiwa dugaan penganiayaan itu, kata Benny, terjadi Senin (16/8) sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat itu kliennya sedang berangkat shalat, lalu dipanggil oleh petugas lapas untuk datang ke depan.

Ternyata, lanjut Benny, ketika kliennya ke depan, sudah ada massa dalam jumlah banyak. Massa itu diduga dari luar lapas bukan massa di dalam lapas.

"Ini perlu kami luruskan, karena setelah peristiwa terjadi saya adalah orang pertama yang datang ke sana. Persis pukul 19.00 WIB atau 19.30 WIB, saya dapat berita itu valid. Ketika saya datang ke sana (lapas), Ryan sudah dalam posisi tertidur. Jadi mukanya sudah habis babak belur," ungkapnya.

Akibat peristiwa itu, kata Benny, hingga kini kliennya masih menjalani perawatan di Klinik Lapas Gunung Sindur.

Benny menambahkan pihaknya datang membawa barang bukti untuk melaporkan Bahar bin Smith ke Bareskrim Polri, namun petugas SPKT meminta mereka untuk melengkapi bukti-bukti.

Barang bukti yang telah dibawa berupa foto-foto kondisi luka Ryan dan rekaman video.

"Nanti setelah kita pulang akan diskusi lagi dengan Ryan apa bukti tambahan. Lalu bukti tambahan itu akan kami berikan kepada teman-teman Bareskrim agar bisa berlanjut," ujar Benny seperti yang dikutip dari Antara.

Sementara itu, kuasa hukum Bahar bin Smith, Aziz Yunuar mengatakan masalah yang terjadi dengan kliennya dan Ryan Jombang telah selesai, pihaknya enggan memperpanjang.

Namun, jika klienya dilaporkan atas peristiwa tersebut, kata Aziz, pihaknya siap menghadapi.

"Masalah sebenarnya sudah damai, jadi kita enggan perpanjangan," kata Aziz.

Aziz juga membantah pernyataan yang mengatakan jika kliennya meminjam uang Ryan Jombang.

"Tidak, beliau (Bahar) duitnya banyak, enggak perlu minjem," kata Aziz.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US