The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Trending di Youtube, Drama Musikal Ini Tunjukkan Sisi Kelam Anggota DPR!
Tampilan drama musikal mengenai DPR. (photo/SS/Youtube/skinnyindonesian24)
News

Trending di Youtube, Drama Musikal Ini Tunjukkan Sisi Kelam Anggota DPR!

Senin, 03 Mei 2021 21:02 WIB 03 Mei 2021, 21:02 WIB

INDOZONE.ID - Baru-baru ini, trending di Youtube mengenai video tentang sisi kehidupan DPR yang begitu kelam dan tidak memperhatikan kondisi rakyat. Video ini diunggah pada 2 May 2021 kemarin oleh SkinnyIndonesian24 dengan judul DPR-Musikal dengan durasi 36 menit.

Tampilan Bu Mawar yang menjadi anggota DPR baru.
Tampilan Bu Mawar yang menjadi anggota DPR baru. (photo/SS/Youtube/skinnyindonesian24)

Video ini dimulai dengan acara pelantikan anggota DPR terbaru dan siap menjalankan tugas. Mawar (Dwynna Win) yang merupakan anggota baru dari Partai Macan siap menjalani tugasnya. Dalam video ini, Mawar pun siap bertemu dengan media dan sejumlah anggota DPR lainnya.

Visi misi dari Mawar adalah untuk mengubah Indonesia menjadi negara yang lebih baik. Mawar pun siap melakukan tugasnya dengan baik untuk masa depan yang indah bagi Indonesia. Apakah dia mampu? Simak selanjutnya!

Mengajukan RUU F.A.K (Flora, Agrikultur, Kehutanan). 

Tampilan Bu Mawar yang menjelaskan RUU F.A.K
Tampilan Bu Mawar yang menjelaskan RUU F.A.K. (photo/SS/Youtube/skinnyindonesian24)

Scene pertama pun memperlihatkan Mawar yang siap menjalankan tugasnya pada hari pertama dengan mengajukan RUU terbarunya. Di saat rapat hendak dimulai, masuklah Andovi da Lopez yang berperan sebagai Pak Januari untuk menghadiri rapat perdana. 

Saat itu, Pak Januari pun berbincang-bincang dengan Bu Angel untuk membahas "proyekan". Dia pun berbicara dengan Pak Juki untuk membahas bisnis dan kepada Pak Andi untuk membahas mengenai pinggangnya yang sakit setelah bermain golf. 

Setelah saat meeting mau mulai, Januari pun terkejut dengan kehadiran Bu Mawar yangh merupakan anggota baru dalam rapat perdana itu. Dalam rapat itu, Mawar pun menjelaskan RUU terbaru F.A.K atau Flora, Agrikultur, Kehutanan yang diajukan dalam rapat dengan tujuan untuk memberikan kesejahteraan rakyat dan masa depan bangsa. 

Perdebatan Masalah Kesejahteraan Rakyat

Tampilan perdebatan masalah kesejahteraan rakyat.
Tampilan perdebatan masalah kesejahteraan rakyat. (photo/SS/Youtube/skinnyindonesian24)

Dalam rapat itu, Pak Juki pun memberikan komentarnya mengenai masalah rapat tersebut. Dia mengatakan bahwa jika ingin melindungi rakyat, maka turuninlah harga bahan pokok, harga minyak. Perdebatan pun dimulai dengan Mawar yang tidak setuju dengan pendapat Pak Juki dan mengatakan bahwa juga harus memikirkan jangka panjang dari masa depan bangsa Indonesia. 

Mawar juga mengatakan bahwa kalau Pak Juki memikirkan rakyat, Pak Juki juga akan peduli dengan masa depan mereka. Pak Juki pun merasa emosi dengan pernyataan Mawar. tetapi sempat diberhentikan oleh Pak Januari dan Bu Angel.

Rapat pun berlanjut, tetapi terlihat tidak ada anggota DPR yang peduli dengan RUU tersebut. Hingga keluar kata dari anggota DPR yang berkata tentang "PR" yang jelaskan mengenai "Persetan Rakyat".

Dalam video itu, mereka juga menjelaskan mengenai cuan dan proyekan, dibanding memperhatikan kesejahteraan rakyat dan masa depan bangsa Indonesia.

Masalah Viral di Media Sosial

Dalam scene selanjutnya, kamu akan diperlihatkan Mawar yang bertemu dengan Jovial da Lopez sebagai Ketua DPR. Dalam pertemuan itu, mereka pun berbincang mengenai masalah Mawar yang membuat masalah saat ketika rapat perdana kemarin. 

Perbincangan Bu Mawar dengan Pak Novan.
Perbincangan Bu Mawar dengan Pak Novan. (photo/SS/Youtube/skinnyindonesian24)

Mawar pun menjelaskan bahwa dirinya tidak membuat masalah dan mengatakan dirinya ingin RUU F.A.K ini disahkan secepatnya. Dalam scene itu, Pak Novan selaku Ketua DPR pun marah dan mengatakan bahwa Mawar membuat masalah dengan Partai Beruang yang merupakan partai kedua terbesar. 

Mawar pun menjelaskan bahwa RUU ini dibuat untuk atasi masalah yang sudah berada di depan mata kita. Dimulai dari masalah hilangnya hutan di Papua, kebakaran hutan yang terjadi di Kalimantan, hingga dengan kebakaran hutan di Riau. Dia juga menjelaskan bahwa ini merupakan masalah besar buat rakyat.

Pak Novan pun merasa emosi dengan pernyataan dari Mawar dan menyuruh asistennya, Putri untuk mengecek hal apa yang trending di media sosial. Ternyata, dalam trending tersebut, tidak ada masyarakat yang memperdulikan tentang masalah tersebut. 

Yang ada, masyarakat lebih mementingkan mengenai masalah perceraian artis, pertandingan catur, klarifikasi, sinetron, hingga artis Korea. Pak Novan pun mengatakan bahwa rakyat Indonesia itu pedulinya dengan hal tersebut, tidak ada yang peduli mengenai masalah F.A.K.

Pergibahan Mawar yang Menjadi Anggota DPR Baru

Dalam scene ini, Pak Juki, Bu Angel, dan Pak Januari pun melakukan gibah atau gosip mengenai Bu Mawar yang baru menjadi anggota DPR. Seiring dengan pembicaraan, Bu Mawar hadir dan ikut dalam pembicaraan.

Mereka pun membicarakan masalah RUU F.A.K kemarin yang dibuat oleh Bu Mawar. Dalam perbincangan itu, terdapat salah satu pasal yang berbunyi: "Perusahaan butuh izin dari warga setempat". Pak Januari tidak setuju dan kurang ngerti dengan pasal tersebut. 

Perbincangan Bu Mawar dengan Pak Juki, Pak Januari, dengan Bu Angel.
Perbincangan Bu Mawar dengan Pak Juki, Pak Januari, dengan Bu Angel. (photo/SS/Youtube/skinnyindonesian24)

Dia mengatakan bahwa rakyat telah memberikan amanat pada anggota DRP, jadi mengapa perusahaan harus meminta izin kepada masyarakat sekitar dan meminta izin kepada anggota DPR secara langsung. 

Mereka pun menjelaskan kepada Mawar bahwa mereka tidak pro-kepada perusahaan, melainkan lebih mementingkan masyarakat Indonesia dengan mengatakan menciptanya lapangan kerja. Mereka pun meminta Mawar untuk merevisi pasal tersebut. Tetapi, Mawar malah menolak hal itu.

Apakah Mawar berhasil mengesahkan RUU F.A.K ini? Penasaran dengan kelanjutan videonya? Jika iya, kamu dapat melihat video dibawah ini. Simak selengkapnya ya guys!

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto
JOIN US
JOIN US