The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Paus Fransiskus Bakal Kunjungi Lebanon untuk Peringati Ledakan Beirut
Paus Fransiskus bakal mengunjungi Lebanon untuk peringati tragedi ledakan di Beirut (REUTERS/Remo Casilli)
News

Paus Fransiskus Bakal Kunjungi Lebanon untuk Peringati Ledakan Beirut

Bawa pesan persaudaraan.

Kamis, 05 Agustus 2021 09:14 WIB 05 Agustus 2021, 09:14 WIB

INDOZONE.ID - Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus mengungkapkan keinginannya yang besar untuk mengunjungi Lebanon. Dia mengatakan hal itu saat berbicara dalam audiensi umum pertamanya pada Rabu sejak menjalani operasi usus sebulan lalu dan pada peringatan setahun ledakan maut di Beirut.

Mengutip Antara, meski telah berusia 84 tahun Paus tampak bugar dan mengimprovisasi sebagian dari isi pidatonya, juga mengharapkan keberhasilan bagi upaya Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk mengumpulkan lebih dari 350 juta dolar (hampir Rp5 triliun) bantuan bagi Lebanon.

"Warga Lebanon yang terhormat, keinginan saya untuk datang mengunjungi kalian sangat besar. Dan saya tidak akan bosan berdoa untuk kalian agar Lebanon kembali menjadi pesan persaudaraan, pesan perdamaian bagi seluruh Timur Tengah," kata Paus Fransiskus.

Fransiskus berbicara di aula pertemuan Vatikan. Dia mengatakan banyak orang di Lebanon, yang terperosok dalam depresi keuangan dan menghadapi krisis sosial terburuk dalam 30 tahun, telah kehilangan harapan untuk hidup.

“Para donor harus membantu Lebanon menuju jalan kebangkitan. Gerakan nyata, bukan hanya kata-kata, karena banyak yang kehilangan rumah dan pekerjaan karena lelah dan tertipu,” kata Paus.

Menteri luar negeri Vatikan, Uskup Agung Paul Gallagher, mengatakan bulan lalu kunjungan Paus Fransiskus bisa dilakukan akhir tahun ini atau awal tahun depan. Dia memberi indikasi bahwa Paus bisa pergi ke Lebanon bahkan jika di sana tak ada pemerintahan.

Fransiskus menghabiskan 11 hari di Rumah Sakit Gemelli Roma setelah menjalani operasi pada 4 Juli lalu untuk mengangkat sebagian usus besarnya karena ia menderita gangguan stenosis divertikular yang parah, atau penyempitan usus besar.

Vatikan akan melanjutkan rencana perjalanan Paus Fransiskus pada 12-15 September ke Slovakia dan ibu kota Hongaria, Budapest.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US