Sakit Hati, Seorang Adik Curi 3,5 Ton Beras dari Toko Kakaknya
Ilustrasi/Antara/Asep Fathulrahman
News

Sakit Hati, Seorang Adik Curi 3,5 Ton Beras dari Toko Kakaknya

Sabtu, 30 November 2019 14:00 WIB 30 November 2019, 14:00 WIB

INDOZONE.ID - Seorang pria berinisial M (26) nekat membobol toko beras kakaknya yang berlokasi di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten. Ia berhasil menggasak 3,5 ton beras dari toko beras tersebut.

Dia mengaku melakukan hal tersebut karena sakit hati dengan kakaknya yang tidak pernah memperhatikan dirinya.

"Awalnya tersangka M selaku adik kandung dari korban yang sakit hati kepada korban, karena korban tidak pernah mengurus dan membantunya selama hidup di Jakarta," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

M melakukan aksinya pada Rabu (6/11) sekitar pukul 23.00 WIB dibantu tiga rekannya yang berinisial AA (19), MF (24) dan MF (19). Untuk melancarkan aksi pencurian tersebut, M menggunakan mobil pick up untuk mengangkut beras yang dicurinya.

Saat pencurian, karyawan toko masih berada di sana dan hendak menutup tokonya. M kemudian langsung mendobrak toko dan mengancam karyawan dengan pisau belati dengan mengatakan "Jangan berteriak, kalau berteriak akan saya bunuh."

Para karyawan pun hanya bisa pasrah dan diam saat M dkk menggarasak toko beras tersebut. Setelah para pelaku meninggalkan toko, karyawan toko pun langsung berteriak meminta pertolongan warga.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke polisi dan langsung ditangani. Dalam 48 jam, polisi berhasil membekuk M dkk.

perancurian
Antara/Fianda Rassat

Kepada polisi, M mengakui segala perbuatannya. Saat ditanya alasannya, M mengaku sakit hati kepada kakaknya. M menyebutkan kakaknya pelit dan tidak memperhatikan dirinya selama berada di Jakarta.

Keempat tersangka diancam dengan Pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman maksimal 9 tahun masa kurungan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina
Dina

Dina

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU