The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

 Kompolnas Kritik Aksi Aipda Ambarita Periksa HP Warga
Aipda Ambarita. (Youtube/RAIMASBACKBONE OFFICIAL).
News

Kompolnas Kritik Aksi Aipda Ambarita Periksa HP Warga

Dinilai sebagai kekeliruaan.

Selasa, 19 Oktober 2021 17:21 WIB 19 Oktober 2021, 17:21 WIB

INDOZONE.ID - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyoroti aksi viral Aipda Ambarita yang memeriksa secara paksa hp warga. Kompolnas menilai aksi pengecekan itu merupakan tindakan yang keliru.

"Terkait tindakan anggota kepolisian yang langsung ambil hp milik orang lain tanpa ada dasar hukum dan surat perintah itu keliru," kata Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti saat dihubungi INDOZONE, Selasa (19/10/2021).

Poengky mempertanyakan kapasitas Aipda Ambarita sata melakukan pengecekan hp tersebut. Sebab, di KUHP sendiri disebutnya diatur terkait proses penyitaan barang milik seseorang.

"Bahkan di KUHAP untuk penyitaan barang yang diduga berkaitan dengan kejahatan saja harus dengan izin pengadilan," beber Poengky.

Lebih jauh Kompolnas mengingatkan agar seluruh anggota polisi yang bertugas tidak bersikap arogan. Kompolnas berharap Polri tetap mengedepankan profesionalitasnya dalam bertugas.

"Seluruh anggota Polri harus berhati-hati dalam melaksanakan tugas. Tetap kedepankan profesionalitas, jaga sopan santun dan jangan menunjukkan arogansi. Polisi itu tugasnya melayani, mengayomi, melindungi masyarakat dan menegakkan hukum guna mewujudkan harkamtibmas," kata Poengky.

"Perlu diingat bahwa para pengawas Polri tidak hanya pengawas internal dan eksternal seperti Kompolnas saja tetapi di masa kecanggihan teknologi ini masyarakat dengan gawai pintarnya mampu merekam dan memviralkan atau menyampaikan kepada media. Jika ada pelanggaran maka yang dipertaruhkan adalah nama baik institusi. Ibarat karena nila setitik, rusak susu sebelanga," sambungnya.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya merotasi jabatan polisi 'artis' Aiptu Jakaria alias Bang Jacklin dan Aipda Monang Parlindungan Ambarita ke Humas Polda Metro Jaya. Keduanya diketahui dikenal dengan polisi sangar yang kerap muncul dimedia sosial.

Polda Metro Jaya menyebut mutasi jabatan ini bersifat wajar ditubuh Polri atau tout off duty. Khusus untuk Ambarita, usai dimutasi dia juga diperiksa oleh Propam terkait aksi viral memeriksa hp warga.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US