The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Harga Telur Meroket, di Negara Ini Enggak Sampai Rp15 Ribu Sekilo! Lah Kok Bisa?
Suasana pasar tradisional di Turki. (Elisa Oktaviana/IDZ Creators)
News

Harga Telur Meroket, di Negara Ini Enggak Sampai Rp15 Ribu Sekilo! Lah Kok Bisa?

Senin, 27 Juni 2022 14:12 WIB 27 Juni 2022, 14:12 WIB

INDOZONE.ID - Belakangan, banyak Tiktokers +62 yang memposting video seputar kenaikan harga bahan pangan. Ada yang sekadar parodi, curhat, banyak pula yang nyinyir. Katanya, kalau ke pasar bawa uang Rp100 ribu, cuma dapat belanjaan sedikit. 

Pada Mei 2022, inflasi tahunan Indonesia di kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 5,62% year on year (yoy). Bandingkan dengan inflasi di Turki yang mencapai 91,6%, untuk sektor yang sama. 

turki
Bahan-bahan makanan yang dibeli di pasar tradisional Turki. (Elisa Oktaviana/IDZ Creators)

Lalu, kira-kira belanja Rp100 ribu di Turki dapat apa saja ya? Elisa Oktaviana, member Tim IDZ Creators yang tinggal di Kota Antalya, berbelanja langsung ke pasar tradisional. 

Berbekal 115 TL atau Rp100 ribu, Elisa ternyata sudah mendapatkan berbagai macam bahan makanan seperti 2 kg telur ayam grade A, 650 gram hati-jantung ayam, 1 kg mentimun, 1 kg lemon, 1 kg terong, 1 kg tomat ceri, 1 kg bawang bombay, 1 kg kentang, 1 kg pisang, 1 kg plum. Jika ditotal belanjaan semuanya enggak sampai Rp95 ribu. 

turki
Bahan-bahan makanan yang dibeli di pasar tradisional Turki. (Elisa Oktaviana/IDZ Creators)

Telur Ayam Ras 

Sejak akhir Mei 2022, harga telur ayam di pasar-pasar tradisional Indonesia berkisar Rp28 ribu sampai Rp30 ribu per kg. Sementara di Turki, kamu cukup membayar 32,5 TL atau sekitar Rp28 ribu untuk 2 kg telur ayam grade A! 

Cabai 

Di Turki, banyak banget jenis cabai. Tapi yang termahal, aci biber alias cabai pedas dan cin biber yang berarti cabai jin. Harga per kilogramnya, 20 TL atau sekitar Rp17 ribu. Saat musim dingin, harga termahalnya mencapai Rp70 ribu. 

Bawang Bombay dan Tomat Ceri 

bawang bombai
Bawang bombai. (Elisa Oktaviana/IDZ Creators)

Ketiga komoditas ini harganya mulai merangkak naik. Bawang Bombay yang semula 2 TL, naik menjadi 6 TL atau setara Rp5.100 per kg. Tomat ceri dari 5 TL menjadi 6 TL per kg. 

Mentimun, Terong, dan Pisang 

Komoditas ini termasuk yang termurah di awal musim panas. Mayoritas berasal dari area pertanian di Provinsi Antalya. Banyak petani lokal yang menanamnya di greenhouse alias rumah kaca. Harga mentimun dan terong 5 TL atau sekitar Rp4.300 per kg. Sementara pisang lokal sekitar Rp8.500 per kg.  

Kentang 

kentang
Kentang. (Elisa Oktaviana/IDZ Creators)

Sebagai salah satu bahan makanan pokok, harga kentang di Turki relatif murah karena stok selalu melimpah sepanjang tahun. 1 kilogram, harganya 8 TL atau sekitar Rp6.800. 

Kalau dibandingkan dengan Indonesia, sekilas jauh lebih murah. Realitanya, hanya mereka yang bermukim di Turki, yang merasakan betul lonjakan harga komoditas pangan. 

Apalagi Turki merupakan negara dengan tingkat inflasi tertinggi di dunia! Hampir semua sektor mengalami kenaikan harga ratusan persen. Jadi, siapa bilang rumput tetangga selalu lebih hijau?   

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join IDZ Creators dengan klik di sini.

IDZ Creators
IDZ Creators
TAG
Yayan Supriyanto
Elisa Oktaviana
Elisa Oktaviana

Elisa Oktaviana

Community Writer
JOIN US
JOIN US