The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Menkominfo: Pemblokiran Hoaks Jangan Diartikan Anti Demokrasi
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, dalam konferensi pers virtual, Senin (23/11/2020). (Photo/ANTARA/Dok. Kementerian Kominfo)
News

Menkominfo: Pemblokiran Hoaks Jangan Diartikan Anti Demokrasi

Senin, 23 November 2020 21:16 WIB 23 November 2020, 21:16 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G Plate meminta bahwa pemahaman tentang pemblokiran hoaks dan penurunan (take down) konten tertentu di ruang digital oleh Kominfo jangan diartikan sebagai perilaku anti-demokrasi.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Kerja Nasional X Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia secara virtual di Jakarta, Senin (23/11/2020).

"Tidak (pemblokiran hoaks). Tugas itu adalah mandat demokrasi untuk menjaga ruang digital yang bersih," kata Johnny, dilansir dari Antara, Senin (23/11/2020).

Johnny juga mengatakan bahwa  ruang digital harus bersih dari hoaks agar tidak menciptakan kegaduhan yang kerap muncul di era pasca-kebenaran (post-truth era) seperti sekarang.

Baca juga: Minta Maaf, Pria Ini Tetap Ditahan Akibat 'Brimob Kacung China', Terancam 6 Tahun Penjara

Ia menambahkan, di era informasi saat ini banyak informasi hoaks yang menyebabkan ujaran kebencian (hate speech) apabila dibiarkan begitu saja tanpa adanya konfirmasi dari pihak yang berwenang.

Maka dari itu, Kementerian Kominfo memberi label bagi informasi hoaks, misinformasi, malinformasi ataupun disinformasi. Kominfo juga bertugas memblokir konten-konten berisi ujaran kebencian (hate speech) agar tidak menyebabkan permusuhan.

"Nah ini hal-hal kotor yang harus dibersihkan dari ruang digital. Kementerian Kominfo ditugaskan oleh Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) untuk memastikan ruang digital bersih. Namun, jangan dihadapkan dengan demokrasi, seolah-olah Kominfo antidemokrasi," tutur Johnny.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US