The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

RI Sebut PBB Harus Mampu Pastikan Distribusi Vaksin COVID-19 untuk Semua Negara
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengatakan PBB harus bisa membantu dunia untuk memastikan distribusi vaksin untuk semua pihak. (Photo/Dok. Kemlu RI)
News

RI Sebut PBB Harus Mampu Pastikan Distribusi Vaksin COVID-19 untuk Semua Negara

Sabtu, 05 Desember 2020 21:15 WIB 05 Desember 2020, 21:15 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengatakan bahwa PBB harus bisa membantu dunia untuk memastikan distribusi vaksin untuk semua pihak.

Hal tersebut disampaikan oleh Menlu Retno dalam Sesi Khusus Sidang Majelis Umum PBB untuk menanggapi pandemi COVID-19 yang diselenggarakan secara virtual.

“Ditemukannya vaksin bukanlah akhir dari tantangan. Tugas kita berikutnya adalah memastikan vaksin dapat diakses dan didistribusikan dengan adil bagi semua," ucap Retno, dikutip dari siaran pers Kementerian Luar Negeri Indonesia pada Sabtu (5/12/2020).

Selain itu, Retno juga mengatakan bahwa banya negara utamanya negara berkembang, memiliki keterbatasan kapasitas dalam produksi dan distribusi vaksin.

"Karenya, PBB harus mampu membantu negara-negara anggotanya meningkatkan kapasitas distribusi vaksin, baik terkait infrastruktur maupun kapasitas sumber daya manusia," ucapnya.

Baca juga: Meski Sedang Hujan, Pria Disabilitas ini Tetap Semangat Berjualan Buah dengan Kursi Roda

Maka dari itu, Retno menyampaikan hal yang perlu dilakukan oleh dunia internasional. Pertama, menerjemahkan komitmen politik ke dalam langkah nyata. Salah satu yang paling mendesak adalah dukungan terhadap upaya multilateral untuk vaksin, seperti COVAX AMC dan ACT Accelerator; dan dukungan terhadap kapasitas distribusi dan sumber daya manusia di seluruh negara.

Kedua, memperkuat kapasitas industri kesehatan di setiap negara. Saat ini terdapat kesenjangan infrastruktur kesehatan antara negara maju dan negara berkembang, hal ini perlu ditangani, diantaranya melalui penciptaan ekosistem untuk riset dan pengembangan, transfer teknologi, dan kerjasama industri. Ketiga, terus memperkuat tata kesehatan global.

"Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak sempurna, tapi tetap merupakan pilihan terbaik yang dunia punya untuk mengoordinasikan upaya melawan pandemi," ungkapnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer
JOIN US
JOIN US