The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Rekonstruksi Kasus Aborsi, Tindakan Hanya Dilakukan dalam 5 Menit
Konferensi pers Polda Metro kasus penggerebekan klinik aborsi di Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2020). (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah)
News

Rekonstruksi Kasus Aborsi, Tindakan Hanya Dilakukan dalam 5 Menit

Ilegal.

Jumat, 25 September 2020 19:10 WIB 25 September 2020, 19:10 WIB

INDOZONE.ID - Temuan mengejutkan terjadi dalam rekonstruksi kasus aborsi yang dilakukan oknum dokter dan asistennya di lokasi praktiknya di Jalan Percetakan III, Jakarta Pusat yang dimulai sejak 2004. Pasalnya tindakan atau proses aborsi yang dilakukan kepada pasien hanya berlangsung dalam lima menit.

Wakil Direktur Kriminal Umum, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan berdasarkan pengakuan pelaku aborsi penanganan pasien dari USG, sampai penindakan aborsi hanya berlangsung 15 menit. Sementara untuk aborsinya hanya butuh waktu lima menit.

"Untuk di ruang tindakan, tadi saya sudah jelaskan bahwa itu dilakukan dengan sangat cepat sekali. Asumsi dari persiapan pasien masuk sampai dengan pemulihan itu estimasi hanya 15 menit saja," kata Calvijn di Jakarta, Jumat (25/9/2020).

"Jadi pada saat proses pengambilan vakum atau melakukan aborsi itu estimasi hanya lima menit saja ini yang sudah dituangkan dalam berita acara pemeriksaan," lanjutnya.

Untuk pasien yang ditangani biasanya merupakan mereka yang memiliki usia kehamilan maksimal 12 minggu dengan harga yang dipatok bervariasi sesuai dengan usia janin yang dinegosiasikan dalam pembicaraan sebelum penindakan aborsi.

"Di tempat USG itulah terjadinya tawar menawar harga. Setelah dilihat dari usia kandungan janin tersebut. Faktanya, dipraktik aborsi ini melayani maksimal 12 minggu," jelasnya.

"Untuk harga memang jelas ada penawaran sampai dengan Rp4 juta. Tetapi bisa terjadi tawar menawar sampai dengan Rp5 juta," tuturnya.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US