The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Baru Berulang Tahun ke-493, Jakarta Rupanya Sudah 13 Kali Ganti Nama, Apa Aja Ya?
Foto Patung Pancoran pada zaman dulu. (Facebook/Motulz Anto)
News

Baru Berulang Tahun ke-493, Jakarta Rupanya Sudah 13 Kali Ganti Nama, Apa Aja Ya?

Rabu, 01 Juli 2020 12:33 WIB 01 Juli 2020, 12:33 WIB

INDOZONE.ID - Beberapa hari yang lalu, tepatnya pada 22 Juni 2020, ibu kota DKI Jakarta genap berusia 493 tahun. Hiruk pikuk dan sederet problematika yang menyesakkan pikiran, masih saja menarik orang-orang dari berbagai penjuru daerah untuk singgah atau bahkan menetap.

Dengan tingkat kepadatan yang tinggi, orang-orang berusaha untuk mencari selembar dua lembar uang, untuk tetap bertahan hidup di kota megapolitan ini.

Luasnya DKI Jakarta, banyaknya gedung-gedung tinggi di kota ini seolah menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang untuk mengadu nasib.

Tapi, taukah kamu, kota besar yang identik dengan tugu Monas ini rupanya sudah berganti nama sebanyak 13 kali lho!

Mau tau nama apa saja yang pernah disematkan untuk kota terbesar di Indonesia ini? Yuk simak informasinya.

1. Sunda Kelapa

jakarta ganti nama
Gagahnya gedung Sarinah dan Monas pada zaman dulu. (Facebook/Motulz Anto)

Pada abad ke-14, Jakarta menjadi daerah kekuasaan Pakuan Pajajaran yang berpusat di Bogor. Daerah pelabuhan inilah kemudian yang disebut sebagai Sunda Kelapa oleh bangsa Eropa, yang jadi cikal bakal nama Jakarta.

21 Agusuts 1522, bangsa Portugis menjalin perjanjian dengan Kerajaan Pakuan Pajajaran, untuk mendirikan perkantoran dan perumahan yang dilengkapi dengan benteng di Sunda Kelapa.

2. Jayakarta

ganti nama jakarta
Potret Blok M yang begitu rapi. (Facebook/Motulz Anto)

Perjanjian persahabatan  yang terjalin antara Kerajaan Pakuan Pajajaran dan Portugis, membuat Kesultanan Demak serta Kesultanan Cirebon merasa tersinggung.

Kemudian pada 22 Juni 1527, Kesultanan Demak serta Kesultanan Cirebon di bawah kepemimpinan Fatahillah melakukan penyerangan kepada Portugos untuk menguasai Sunda Kelapa.

Insiden penyerangan  inilah yang kemudian jadi cikal bakal lahirnya kota DKI Jakarta.

3. Stad Batavia

jakarta ganti nama
Indahnya Ancol zaman dulu, warna airnya bikin sejuk mata. (Facebook/Motulz Anto)

Seratus tahun dipimpin oleh Kesultanan Banten, tanggal 30 Mei 1619, Jayakarta kemudian ditaklukkan oleh Belanda di bawah kepemimpinan Jan Pieterszoon Coen.

Penyerangan ini membuat nama Jayakarta diganti dengan Stad Batavia pada 4 Maret 1621 oleh Belanda.

4. Gemeente Batavia

jakarta ganti nama
Hotel Bundara HI zaman dulu. (Facebook/Motulz Anto)

Setelah 284 tahun, tepatnya pada 1 April 1905, nama Stad Batavia diganti lagi dengan Gemeente Batavia atau Kotamadya Batavia.

5. Stad Gemeente Batavia

jakarta ganti nama
Potret jalan Thamrin zaman dulu. (Facebook/Motulz Anto)

30 tahun nama Gemeente Batavia disematkan, kemudian pada 8 Januari 1935, nama itu kembali lagi diubah jadi Stad Gemeente Batavia.

6. Jakarta Toko Betsu Shi

jakarta ganti nama
Kawasan Semanggi zaman dulu. (Facebook/Motulz Anto)

Ketika Jepang berhasil menduduki Indonesia pada 8 Agustus 1942, nama Stad Gemeente Batavia diganti dengan Jakarta Toko Betsu Shi, oleh pemerintah Jepang.

7. Pemerintah Nasional Kota Jakarta

13 kali ganti nama
Potret Bank Indonesia zaman dulu. (Facebook/Motulz Anto)

Setelah Indonesia merdeka, September 1945, nama  Jakarta Toko Betsu Shi, kemudian diganti dengan Pemerintah Nasional Kota Jakarta.

8. Stad Gemeente Batavia

jakarta ganti nama
Taman Diponegoro zaman dulu. (Facebook/Motulz Anto)

5 tahun bertahan dengan nama Pemerintah Nasional Kota Jakarta, pada masa pemerintahan federal republik Indonesia Serikat, namanya diubah kembali jadi Stad Gemeente Batavia.

9. Kota Praja Jakarta 

13 kali ganti nama
Bandara Kemayoran zaman dulu. (Facebook/Motulz Anto)

Nama Stad Gemeente Batavia hanya bertahan selama sebulan. Tepatnya pada 24 Maret 1950, daerah ini diganti lagi dengan nama Kota Praja Jakarta.

10. Kota Praja Djakarta Raya

jakarta
Gedung Thamrin zaman dulu. (Facebook/Motulz Anto)

Delapan tahun setelah itu, nama Kota Praja Jakarta diganti lagi Kota Praja Djakarta Raya.

11. Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya

ganti nama
Taman Ismail Marzuki dulu. (Facebook/Motulz Anto)

Kemudian pada tahun 1961, dengan PP No.2 tahun 1961, nama Kota Praja Djakarta Raya kembali diubah menjadi Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya.

12. Jakarta

13 ganti nama
Gelanggang renang Selayang zaman dulu. (Facebook/Motulz Anto)

Barulah kemudian pada 31 Agustus 1964, dengan UU No.10 tahun 1964, nama Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta Raya diganti dengan nama Jakarta.

13. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

13 ganti nama
Potret Monas masa kini. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Kurag labih tiga puluh tahun berdiri dengan nama Jakarta, pemerintah kemudian mengubah nama daerah ini jadi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun 1999.

Perubahan nama ini tertuang dalam UU No.34 tahun 1999 tentang Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Negara Republik Indonesia Jakarta.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
Putri
Putri

Putri

Writer