The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Gempa Pangandaran Bikin Warga Sukabumi Berhamburan, Begini Kesaksian Warga
Ilustrasi gempa bumi (Pixabay)
News

Gempa Pangandaran Bikin Warga Sukabumi Berhamburan, Begini Kesaksian Warga

Guncangan terasa kuat.

Minggu, 25 Oktober 2020 10:49 WIB 25 Oktober 2020, 10:49 WIB

INDOZONE.ID - Gempa dengan magnitudo 5,5 yang berpusat di perairan laut selatan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, bikin warga Sukabumi terkejut dan berhamburan keluar rumah.

Seorang warga Kampung Benteng Kidul, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi bernama Rudiansyah menceritakan bagaimana gempa tersebut mengejutkan dirinya.

"Saat gempa terjadi saya sedang membersihkan akuarium dan memberikan makan ikan, tiba-tiba datang gempa dan air dalam akuarium pun berguncang, tanpa pikir panjang saya langsung lari ke luar rumah karena getarannya cukup kencang saya rasakan," kata Rudiansyah seperti dikutip Antara, Minggu (25/10/2020).

Informasi yang didapat dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofikasi (BMKG) menyebutkan gempa Pangandaran berkekuatan 5,5 Skala Richter (diperbaharui dari awalnya 5,9 SR) yang berpusat atau episenter terletak pada koordinat 8,2 LS dan 107,86 BT tepatnya di laut pada jarak 88 km arah barat daya Kota Pangandaran, Jawa Barat dengan kedalaman 62 km.

Getaran gempa bumi tidak hanya dirasakan di Kota Sukabumi saja, tetapi sebagian masyarakat Kabupaten Sukabumi. Mereka pun sempat panik saat gempa terjadi.

Seorang warga Kampung Cirumput, Kecamatan Sukalarang bernama Dian Andriani menuturkan, saat kejadian dirinya yang berprofesi sebagai pedagang kuliner sedang melayani pembeli. Dia sempat mengira getaran tersebut karena ada truk bermuatan besar melintas.

Baca Juga: Viral Akbar 'Ajudan Pribadi' Nikah, Maharnya Rumah Mewah, 88 Riyal dan 1 Set Emas Berlian

Saat merasakan guncangan dan melihat tetangga berhamburan keluar rumah, Dian langsung panik dan tanpa pikir panjang, mematikan kompor yang masih menyala dan menyelamatkan diri bersama anaknya.

"Getarannya memang tidak lama, tapi cukup kencang saya rasakan. Awalnya dikira ada truk besar melintas tetapi tidak ada, saya tambah panik saat melihat warga berhamburan keluar rumah," sambungnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik Kota maupun Kabupaten Sukabumi terkait kerusakan akibat gempa Pangandaran tersebut.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan
JOIN US
JOIN US