The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ulang Tahun Pertama, Akademi Sepakbola Utamasia Buka Kelas Usia 10-13 Tahun
Pembinaan bibit sepakbola mulai dari usia dini di Utamasia. (Indozone.id)
News

Ulang Tahun Pertama, Akademi Sepakbola Utamasia Buka Kelas Usia 10-13 Tahun

Senin, 14 Juni 2021 16:42 WIB 14 Juni 2021, 16:42 WIB

INDOZONE.ID - Memulai kelas dengan empat anak, kini setelah setahun berlalu Akademi Sepakbola Utamasia sudah melatih hampir 40 anak usia 5-9 tahun di Lapangan Cadika Medan Johor, Kota Medan

Melihat antusiasme masyarakat Medan, tepat pada ulang tahun pertama, Akademi Sepakbola Utamasia akan membuka kelas baru untuk anak usia 10-13 Tahun.

Untuk tahap awal akan dibuka maksimal untuk 30 anak dan akan dimulai pada awal Juli 2021.

“Setelah setahun perjalanan Utamasia, banyak orangtua yang datang dan bertanya untuk anak usia 10 tahun ke atas bisa ikut latihan atau tidak. Melihat antusias tersebut, akhirnya manajemen memutuskan akan membuka kelas baru untuk usia 10-13 tahun,” ujar Kepala Pelatih Akademi Sepakbola Utamasia, Donny Fernando Siregar, Senin (14/6/2021).

Saat ini, tambahnya, untuk kelompok usia 5-9 tahun Utamasia diperkuat oleh 4 pelatih berlisensi. Kelas ini dibatasi hanya untuk 40 anak agar satu pelatih fokus menangani 10 anak saja.

Pembinaan bibit sepakbola mulai dari usia dini di Utamasia. (Indozone.id)
Pembinaan bibit sepakbola mulai dari usia dini di Utamasia. (Indozone.id)

Khusus untuk kelas baru nantinya akan ditambah beberapa pelatih berlisensi, seperti pelatih kiper dan pelatih fisik.

“Latihan anak usia 10 tahun ke atas nantinya akan menggunakan kiper sehingga kita akan menambah pelatih kiper, tentunya semua pelatih di Utamasia sudah berlisensi,” jelas pelatih berlisensi B Diploma ini.

Untuk syarat bergabung, katanya, anak-anak U10-13 sebaiknya sudah memiliki basic dasar sepakbola seperti dribbling dan passing.

Kemudian untuk biaya pendaftaran Rp300 Ribu dan SPP bulanan Rp150 ribu. Latihan akan digelar setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat mulai pukul 16.30 WIB.

Eks pemain Persijap Jepara dan PSMS Medan ini menjelaskan Akademi Sepakbola Utamasia menerapkan kurikulum pelatihan Fillanesia. Latihan digelar di Lapangan Cadika, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan dan siswa yang dilatih juga terbatas, agar metode pelatihan bisa lebih baik diserap oleh anak-anak.

“Salah satu pembina dan mentor kami di Akademi ini adalah Legenda Sepakbola Indonesia, Ansyari Lubis (Uwak) yang kini menjabat Kepala Pelatih PSMS Medan dan termasuk tokoh sepakbola Sumut yang sangat peduli dengan pembinaan sepakbola yang baik di Sumatera Utara ini,” ujar pelatih 38 tahun ini.

Sejak awal didirikan pada 14 Juni 2020, menurutnya Ansyari adalah sosok yang paling semangat dan terus memberikan dukungan agar Akademi Sepakbola Utamasia didirikan. Karena menurutnya, pendidikan sepakbola anak usia dini adalah pondasi untuk memperbaiki kualitas pemain sepakbola di masa yang akan datang.

“Kami sepakat pondasi sepak bola anak-anak usia dini ini harus benar, harus diajarkan dengan metode yang tepat dan sesuai dengan tumbuh kembang anak, tidak bisa semua disamaratakan. Karena mereka datang dari basic dan pengalaman yang berbeda,” ungkapnya. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US