The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Rusia Disebut ROC di Olimpiade Tokyo 2020, Bendera Hingga Lagu Kebangsaan Dilarang
Pembawa bendera Sofya Velikaya dari Komite Olimpiade Rusia (ROC) memimpin kontingen mereka selama parade atlet pada upacara pembukaan, Tokyo, Jepang, Jumat (23/7). (photo/REUTERS/Mike Blake)
News

Rusia Disebut ROC di Olimpiade Tokyo 2020, Bendera Hingga Lagu Kebangsaan Dilarang

Rabu, 28 Juli 2021 22:54 WIB 28 Juli 2021, 22:54 WIB

INDOZONE.ID - Pada Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar tahun ini, Rusia tidak boleh menggunakan nama, bendera, atau lagu kebangsaan mereka. 

Bahkan mereka harus menggunakan nama "ROC" atau Russian Olympic Committee.

Kenapa demikian? Hal itu terjadi karena Rusia mendapatkan sanksi dari Pengadilan Arbitase Olahraga (CAS) setelah dituduh menjalankan program doping yang didukung negara, atas pengujian doping yang dilakukan oleh Badan Anti-Doping Dunia (WADA).

Saat itu, Badan Anti-Doping Rusia dinyatakan tidak patuh karena memanipulasi data laboratorium yang diserahkan kepada penyelidik pada Januari 2019.

Pelanggaran tersebut, menyebabkan Rusia dilarang ikut serta pada semua acara olahraga besar selama dua tahun.

Meski begitu, atlet Rusia masih diziinkan untuk ikut serta dalam ajang bergengsei tersebut, namun mereka harus menggunakannya dengan menggunakan bendera netral.

 Pembawa bendera Sofya Velikaya dari Komite Olimpiade Rusia (ROC)  memimpin kontingen mereka selama parade atlet pada upacara pembukaan, Tokyo, Jepang, Jumat (23/7).  (photo/REUTERS/Mike Blake)
Pembawa bendera Sofya Velikaya dari Komite Olimpiade Rusia (ROC) memimpin kontingen mereka selama parade atlet pada upacara pembukaan, Tokyo, Jepang, Jumat (23/7). (photo/REUTERS/Mike Blake)

Baca juga: Momen Kakek Bersepeda yang Berhenti Taat Lampu Merah, Pemotor Malah Terobos

Pengadilan Arbitrase Olah Raga Dunia di Swiss pada 17 Desember 2020, memutuskan Rusia tak bisa mengikuti, Olimpiade Tokyo 2020, Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing dan Piala Dunia 2022 di Qatar.

Larangan ini hanya dijatuhkan kepada negara, bukan atlet secara individu. Karena keputusan tersebut, Atleh Rusia disebut ROC diberbagai ajang olahraga tersebut.

Untuk bendera, Rusia menggunakan simbol ROC yang melambangkan api olimpiade berwarna garis putih, biru, dan merah, serta merupakan warna bendera nasional.

Saat atlet yang berasal dari Rusia naik ke podium setelah memenangkan medali emas, lagu kebangsaan Rusia tidak akan diputar. Pejabat pemerintah Rusia juga dilarang menghadiri acara besar apa pun, serta kehilangan hak untuk menjadi tuan rumah.

Sebelumnya, 168 atlet Rusia sudah berlomba di bawah bendera netral "ROC" sejak ajang Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongychang.

Sanksi yang dibebankan kepada Rusia ini berawal dari sebuah laporan yang diterbitkan pada 2015 oleh WADA. Dimana Pada Olimpiade 2014 itu, Rusia dituduh melakukan aksi doping yang disponsori negara dalam cabang olahraga atletik.

Selain itu Pada 2016, mantan kepala laboratorium anti-doping Moskow, Grigory Rodchenkov, mengungkapkan doping yang didukung negara di Olimpiade 2014.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US