The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

DPRD Tangerang Dinilai Tak Punya Otak, Anggarkan Baju Dinas Berbahan Louis Vuitton
Outlet Louis Vuitton. (Istimewa)
News

DPRD Tangerang Dinilai Tak Punya Otak, Anggarkan Baju Dinas Berbahan Louis Vuitton

Selasa, 10 Agustus 2021 13:32 WIB 10 Agustus 2021, 13:32 WIB

INDOZONE.ID - Di tengah himpitan ekonomi yang sedang terpuruk akibat pandemi Covid-19, Wakil Rakyat di Kota Tangerang ketahuan menetapkan anggaran fantastis untuk pembuatan baju dinas berbahan Louis Vuitton Rp675 juta.

Eks Juru Bicara (Jubir) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi menyebut anggota dewan yang meminta baju dinas dari Louis Vuitton tidak punya otak usai ditanyai pendapatnya oleh wartawan.

"Di WA sama jurnalis media online Jurnalis: Bang, bagaimana pendapatnya soal pakaian dinas DPRD Kota Tangerang yang dianggarkan berbahan Louis Vuitton? Uki: Nggak punya otak," tulis Dedek Prayudi yang kerap dipanggil UKI dalam akun Twitternya, Senin (10/8/2021).

Diketahui anggaran untuk membuat pakaian tersebut meningkat dua kali lipat, dari sebelumnya Rp 312,5 juta menjadi Rp 675 juta.

Rinciannya adalah Rp675 juta untuk pengadaan bahan dan Rp600 juta untuk ongkos jahit. Rp 1,275 miliar di mana Rp 675 juta merupakan pengadaan bahan dan Rp 600 juta ongkos jahit.

Pokja ULP Sekretariat Dewan DPRD Kota Tangerang  Hadi Sudibjo membenarkan permintaan anggota dewan untuk pakaian dinas berbahan Louis Vuittton.

"Di antaranya Louis Vuitton, ini untuk yang PDH (pakaian dinas harian)," kata Hadi, Senin (9/8/2021).

PDH tersebut akan dibuat dalam dua setel. Selain Louis Vuitton, merk kelas atas lainnya juga akan digunakan sebagai bahan pakaian anggota DPRD Kota Tangerang.

Mulai dari Lanificio Di Calvino untuk pakaian sipil resmi (PSR), Theodoro untuk pakaian sipil harian (PSH), dan Thomas Crown untuk pakaian sipil lengkap (PSL), masing-masing satu stel.

Dengan begitu, satu anggota DPRD Kota Tangerang mendapat 5 stel baju yang artinya ada 250 stel pakaian.

Dengan begitu, harga tiap bahan pakaian adalah sekitar Rp2,7 juta. Empat merk fashion ini diserahkan oleh pejabat pembuat komitmen (PPK) ke Pokja ULP.

Berdasarkan situs https://lpse.tangerangkota.go.id/, tender pengadaan baju dinas anggota DPRD Kota Tangerang ini dimenangkan oleh CV Adhi Prima Sentosa yang mengajukan penawaran harga Rp675 juta.

Anehnya, Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo mengaku tak tahu soal bahan pakaian dari merk mewah itu. Dia juga tak tahu kalau anggaran pakaian meningkat 2 kali lipat dari tahun lalu.

Dia melemparkan polemik ini ke Sekretariat DPRD (Sekwan) Kota Tangerang.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US