The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kasus Pertama Hiu Serang Manusia di Sydney Sejak 60 Tahun Terakhir, Perenang Tewas
Serangan hiu pertama di Australia timbulkan kematian sejak 60 tahun terakhir. (Istimewa)
News

Kasus Pertama Hiu Serang Manusia di Sydney Sejak 60 Tahun Terakhir, Perenang Tewas

Kamis, 17 Februari 2022 18:35 WIB 17 Februari 2022, 18:35 WIB

INDOZONE.ID - Beberapa pantai di Sydney, termasuk Bondi dan Bronte yang ikonik, ditutup pada Kamis (17/2/2022) setelah seorang perenang tewas dalam serangan hiu.

Ini merupakan kasus kematian pertama di pantai-pantai kota itu dalam hampir 60 tahun terakhir.

Garis larangan mendekati pantai diapasang yang biasa digunakan untuk memancing hiu.

Sementara itu drone telah dikerahkan untuk mencari apakah hiu masih berada di area tersebut.

Sebuah video yang dibagikan secara online menunjukkan seekor hiu menyerang seseorang pada Rabu sore di lepas pantai Little Bay, sekitar 20 km selatan kota terbesar Australia dan dekat pintu masuk Botany Bay.

Polisi belum mengungkapkan identitas perenang tersebut.

“Ini benar-benar mengejutkan komunitas kami,” Dylan Parker, walikota Dewan Randwick yang mencakup Little Bay, mengatakan kepada Reuters.

"Pantai kami adalah halaman belakang kami dan memiliki kematian tragis dalam keadaan yang mengerikan seperti itu benar-benar mengejutkan."

Serangan itu terjadi beberapa hari sebelum Murray Rose Malabar Magic Ocean Swim, acara amal tahunan yang biasanya dihadiri oleh ribuan perenang di pantai tetangga.

Penyelenggara mengatakan mereka sedang memantau situasi dan jika acara harus ditunda akan diadakan pada 6 Maret.

Seorang juru bicara Departemen Industri Primer New South Wales mengatakan, ahli biologi hiu percaya bahwa hiu putih dengan panjang setidaknya 3 meter kemungkinan bertanggung jawab atas serangan itu.

Berdasarkan sejarahnya, serangan mematikan itu merupakan yang pertama sejak 1963 di Sydney.

Pihak berwenang telah memerintahkan orang untuk tetap berada di luar pantai pada hari musim panas karena suhu berkisar sekitar 30°C.

“Beberapa peselancar gila masih keluar dan mengambil risiko, tetapi kebanyakan dari kita memperhatikan dan tetap berada di luar air sampai hiu itu pergi. Jujur saja, mengemudi jauh lebih berbahaya," kata penduduk setempat Karen Romalis kepada Reuters.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US