WCC Imbau Para Orang Tua Perhatikan Tingkat Posesif Pacar Anak
photo/Ilustrasi/hellodoktor
News

WCC Imbau Para Orang Tua Perhatikan Tingkat Posesif Pacar Anak

Zal
Minggu, 25 Agustus 2019 19:46 WIB 25 Agustus 2019, 19:46 WIB

INDOZONE.ID - Women's Crisis Center (WCC) Palembang memberikan imbauan kepada para orang tua untuk bisa memperhatikan seberapa tingkat posesif pacar anak wanitanya, yang bertujuan untuk mencegah kekerasan yang kerap timbul dari sifat tersebut.

Direktur Eksekutif Women`s Crisis Centre (WCC) Palembang, Yeni Roslaini Izi, Minggu, mengatakan bahwa sifat posesif dalam hubungan pada jenjang pacaran termasuk negatif dan sering menjadi biang kekerasan terhadap wanita.

"Sifat itu secara tidak langsung membatasi ruang gerak yang datangnya dari sifat terlalu pencemburu," ujar Yeni kepada Antara.

Selain itu, ia mengatakan bahwa orang tua harus bisa membaca gelagat anak wanitanya yang sedang menjalin hubungan pacaran dengan seorang pria, sebisa mungkin orang tua ikut berkomunikasi dengan si pria supaya lebih memahami karakternya.

Ia menjelaskan, posesif tidak bisa dilihat dari kesantunan sikap belaka, orang tua harus juga terlibat diskusi dengan anak wanitanya dan segera mengambil tindakan kalau memang si anak terganggu dengan sikap posesif pacarnya.

"Definisi santun itu beda-beda, misalnya pria yang pendiam tidak banyak tingkah di depan orang tua pacar itu di anggap santun, tetapi dibalik itu rasa cemburunya besar, yang paling berbahaya adalah jika kecemburuan itu memuncak ke arah negatif sehingga sering terjadi kekerasan," jelas Yeni.

"Melarang anak pacaran harus disertai penjelasan mengenai batas-batas kedekatan dengan lawan jenis, berikan contoh cerita tentang kegagalan hidup jika fokus pacaran namun abai dengan tujuan hidup, jangan langsung larang-larang saja," tambahnya.

Lebih lanjut, WCC sendiri mensinyalir Kekerasan Dalam Pacaran (KDP) masih cukup tinggi terjadi di Sumsel dengan banyaknya laporan yang diterima pihaknya, hampir sama dengan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), korban KDP juga sering mengalami kekerasan fisik, psikis dan materi.

Seperti salah satu kekerasan dalam pacaran yang paling terbaru adalah pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan Anggota TNI di Palembang, Prada Deri Permana (DP) terhadap pacaranya, Fera Oktaria.

    TAG
    Editor Media
    Editor Media

    Zal

    Editor
    ARTIKEL LAINNYA
    LOAD MORE