Bebasnya Ahmad Dhani Dampak dari Rekonsiliasi Prabowo-Jokowi
Musisi Ahmad Dhani (kedua kiri) melakukan potong nasi tumpeng usai bebas dari setelah resmi bebas usai menjalani masa tahanan (Antara/Muhammad Adimaja).
News

Bebasnya Ahmad Dhani Dampak dari Rekonsiliasi Prabowo-Jokowi

Kasus Ratna dan Ahmad Dhani tidak terlepas dari persoalan politik

Senin, 30 Desember 2019 13:51 WIB 30 Desember 2019, 13:51 WIB

INDOZONE.ID - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, mengatakan bebasnya pentolan Band Dewa 19, Ahmad Dhani merupakan dampak dari rekonsiliasi dua petarung dalam pemilihan presiden 2019, yaitu Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.

Bukan hanya Ahmad Dhani, aktivis perempuan yang sangat pro terhadap Prabowo, Ratna Sarumpaet pun dinyatakan bebas. Meskipun keduanya telah menjalani hukuman penjara.

"Pembebasan tersebut bisa saja terkait rekonsiliasi antara Prabowo dan Jokowi. Kedua tokoh tak akan kritis lagi. Tak akan banyak mengkritisi kebijakan-kebijakan Jokowi yang salah arah nanti. Keduanya terikat oleh kesepakatan Prabowo dan Jokowi," kata Ujang saat dihubungi Indozone, Senin (30/12).

Menurut Ujang, Kasus Ratna dan Ahmad Dhani tidak terlepas dari persoalan politik di Pilpres 2019. Walaupun ada unsur pidananya, Ujang menilai kasus Dhabu dan Ratna bagian dari pertarungan antara dua kubu Prabowo dan Jokowi.

"Ketika Pilpres sudah beres dan Prabowo masuk kabinet Jokowi. Artinya sudah ada rekonsiliasi antara Prabowo dengan Jokowi. Bisa saja pembebasan keduanya bagian daripada rekonsiliasi itu," jelasnya.

Ujang mengatakan keadaan politik juga sudah berubah. Prabowo dan Gerindra kini ada dalam pemerintahan Jokowi. Tentu Ratna dan Ahmad Dhani akan berpikir dua kali jika keras mengkritik Jokowi lagi seperti ketika sebelum Pilpres 2019. 

"Kita masih ingat dengan Fadli Zon (FZ) yang kritis ke Jokowi sebelum Pilpres. Namun, Prabowo masuk jadi koalisi Jokowi. FZ tak dijadikan wakil ketua DPR lagi. Agar dia tidak kritis terhadap pemerintah. FZ digeser jadi ketua BKSAP di DPR RI," tegasnya.

Seperti diketahui, Ahmad Dhani divonis 1,5 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam kasus ujaran kebencian, yang pertama akibat cuitan di akun Twitter-nya. Lalu yang kedua terjadi di Surabaya ketika dirinya terjebak di sebuah hotel oleh massa pendukung Jokowi, dan Dhani mengatakan perbuatan mereka itu idiot.

Pentolan band Dewa itu kemudian mengajukan banding dan hukumannya dipotong menjadi satu tahun penjara. Ahmad Dhani juga dijerat dengan kasus yang sama di Surabaya. Dua divonis satu tahun penjara, tetapi kemudian melakukan banding dan hukumannya menjadi percobaan 6 bulan.

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Fahmy Fotaleno
Ivanrida
Mula Akmal
Ivanrida

Ivanrida

Writer
Mula Akmal

Mula Akmal

Reporter

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU