The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

BNPB  Sebut Bencana Banjir Terjadi 501 Kali pada Januari-April 2021
Warga melintasi banjir besar pasang air laut (rob) di Kota Dumai, Riau, Rabu (28/4/2021). (photo/ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/ilustrasi)
News

BNPB Sebut Bencana Banjir Terjadi 501 Kali pada Januari-April 2021

Sabtu, 01 Mei 2021 23:38 WIB 01 Mei 2021, 23:38 WIB

INDOZONE.ID - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu (1/5), melaporkan bencana hidrometeorologi yakni banjir, paling sering terjadi  sepanjang Januari-April 2021 yaitu 501 kali.

Selain banjir, bencana hidrometeorologi lainnya seperti angin puting beliung dan tanah longsor, dominan terjadi pada periode waktu tersebut.

"Bencana banjir menjadi kejadian yang paling sering terjadi dengan 501 kali, disusul angin puting beliung 339, dan tanah longsor 233 kali," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu dikutip dari ANTARA.

BNPB melaporkan dari periode waktu tersebut, total jumlah kejadian mengalami kenaikan satu persen dari tahun sebelumnya. Sedangkan korban meninggal, total jumlah mengalami kenaikan 1,83 persen.

Baca juga: Polda Metro Amankan 22 Anarko Diduga Menyusup Saat Unjuk Rasa May Day

Rincian kejadian bencana alam pada periode 1 Januari 2021 hingga 30 April 2021, banjir 501 kejadian, angin puting beliung 339, tanah longsor 233, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 97, gempa bumi 18, gelombang pasang dan abrasi 16, dan kekeringan 1.

Rentang periode tersebut, bencana alam mengakibatkan korban meninggal 479 jiwa, hilang 60, luka-luka 12.900 dan menderita serta mengungsi hingga 5 juta jiwa.

Bencana alam yang mengakibatkan korban meninggal tertinggi yaitu banjir 267 jiwa, gempa bumi 117, tanah longsor 86, angin puting beliung 7, dan karhutla serta gelombang pasang masing-masing 1.

Sedangkan kerusakan fisik, BNPB mencatat bencana menyebabkan kerusakan sektor perumahan dengan kategori rusak berat 14.936 unit, rusak sedang 23.347 dan rusak ringan 83.629.

Selain kerusakan rumah, bencana alam juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas umum seperti tempat ibadah 1.363 unit, pendidikan 1.350, perkantoran 494, kesehatan 347 dan jembatan 295.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US