The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Tampang Pelaku Pembunuhan di Bengalon, Suami Tega Bunuh Istri, Anak Disembelih di Ayunan
Pelaku AH tega membunuh anak istrinya diduga tuntut ilmu hitam. (Istimewa)
News

Tampang Pelaku Pembunuhan di Bengalon, Suami Tega Bunuh Istri, Anak Disembelih di Ayunan

Senin, 14 Juni 2021 13:14 WIB 14 Juni 2021, 13:14 WIB

INDOZONE.ID - Entah apa yang merasuki AH (30) hingga tega menghunus parang lalu membunuh istri dan ananknya di Dusun Perdau RT 02, Desa Sepasos Barat, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.

Anaknya yang masih berusia setahun bahkan tega disembelih saat masih berada dalam ayunan ibunya. Peristiwa berdarah itu terjadi pada Minggu (14/6/2021) sekitar pukul 19.30 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pelaku tega membunuh anggota keluarganya sendiri akibat mengidap gangguan jiwa setelah menuntut ilmu hitam.

Kapolsek Bengalon AKP Slamet Riyadi membenarkan peristiwa itu yang menyebut peristiwa itu sungguh sadis.

"Pelaku sudah diamankan. Ada luka goresan di bagian lehernya," kata Slamet Riyadi.

Korban pembunuhan di Bengalon, Kutai Timur. (Istimewa)
Korban pembunuhan di Bengalon, Kutai Timur. (Istimewa)

Setelah membunuh anak dan istrinya, pelaku kemudian berlari tanpa busana menyerang masjid di sekitar rumahnya. Belum diketahui motif dia melakukan tindakan itu.

Sementara itu video penyerangan ini kemudian beredar di media sosial. Pelaku tampak dibekuk oleh beberapa orang yang berada di dalam masjid.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, pelaku tega membunuh istrinya dengan bagian luka di kepala. Sedangkan anaknya mengalami luka di bagian leher.

Anggota DPRD Kutim Masdari Kidang menyebutkan kalau anaknya yang masih berusia setahun disembelih saat berada diayunan.

Pelaku ditangkap saat menyerang masjid tanpa busana. (Istimewa)
Pelaku ditangkap saat menyerang masjid tanpa busana. (Istimewa)

Pelaku sendiri berhasil dibekuk warga dengan kondisi tanpa busana saat mau menyerang masjid. Darah tampak melekat pada bagian tubuhnya.

Korban pembunuhan sudah dibawa ke Puskesmas Bengalon. Sementara itu pelaku hingga kini masih belum dimintai keterangan hingga belum diketahui latar belakang pelaku tega melakukan tindakan sadis itu.

"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Slamet Riyadi.

Namun berdasarkan keterangan yang dihimpun pelaku sedang menuntut ilmu hitam sehingga mengalami gangguan jiwa.

Saat kejadian berlangsung anak korban masih dalam ayunan ibunya. Keduanya dihabisi menggunakan parang.

Terkait dengan luka yang didapat pelaku masih diselidiki lebih lanjut, begitu juga dengan motif pembunuhan. Apakah pelaku mencoba untuk bunuh diri, setelah membunuh anak dan istrinya?

"Nanti akan dipaparkan lebih lanjut," sebutnya.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US