The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kepung Rumah Anak Kiai Jombang Sekaligus DPO Pencabulan, Polisi: Kita Sudah Humanis!
Polisi berjaga di depan gerbang Ponpes Shiddiqiyyah Ploso saat proses upaya penangkapan Moch Subchi Azal Tsani di Jombang, Jawa Timur. (ANTARA FOTO/Syaiful Arif)
News

Kepung Rumah Anak Kiai Jombang Sekaligus DPO Pencabulan, Polisi: Kita Sudah Humanis!

Tak dapat respons baik.

Kamis, 07 Juli 2022 15:03 WIB 07 Juli 2022, 15:03 WIB

INDOZONE.ID - Polda Jawa Timur mengepung Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Ploso, Jombang untuk melakukan penangkapan DPO kasus pencabulan Moch Subchi Azal Tsani. Polda Jawa Timur sendiri menyebut sebelum melakukan pengepungan, pihaknya sudah bertindak secara humanis.

"Saya rasa Polda Jawa Timur sudah menangani kasus ini secara humanis," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dirmanto kepada wartawan, Kamis (7/7/2022).

Dirmanto menyebut sebelum melakukan pengepungan dan upaya penangkapan, Dirmanto menyebut pihaknya sudah bersikap humanis meminta pelaku untuk datang sendiri ke kantor polisi. Namun, upaya tersebut dihiraukan.

"Kita sudah ingatkan, kita sudah beri masukan kepada keluarga, kepada pengacara yang bersangkutan namun, yang bersangkutan bersikukuh belum mau untuk hadir ke Polda bahkan kita sudah terbitkan DPO," beber Dirmanto.

Baca Juga: Rekam Jejak Kasus Pencabulan Anak Kiai Jombang: Sudah Berlangsung Selama 4 Tahun!

Selain itu, dalam upaya pengepungan, Dirmanto menyebut pihaknya menggeledah seluruh ruangan yang ada di Ponpes tersebut.

"Kita masih melakukan upaya penggeledahan di beberapa gedung karena di dalam luas.  Gedung, kamar-kamar kita periksa semua," paparnya.

Sekedar informasi, Moch Subchi Azal Tsani ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencabulan. Polda Jatim sendiri menetapkan status DPO kepada anak Kiai Jombang tersebut usai beberapa kali tidak memenuhi panggilan kepolisian.

Sang Kiai sendiri sempat meminta aparat kepolisian tidak melakukan penangkapam terhadap anaknya. Namun, pada hari ini polisi melakukan pengepungan Ponpes dengan tujuan penangkapan.

Proses penangkapan di Ponpes Shiddiqiyyah Ploso sendiri tidak berjalan mulus karena ada massa yang melakukan penghalangan. Sejumlah massa itu pun dibawa ke kantor polisi untuk dilakukan pemeriksaan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US