The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Erick Thohir Promosikan Baja Domestik demi Kurangi Impor
Menteri BUMN Erick Thohir. (Dok. Kementerian BUMN)
News

Erick Thohir Promosikan Baja Domestik demi Kurangi Impor

Minggu, 07 Agustus 2022 09:35 WIB 07 Agustus 2022, 09:35 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyayangkan ketergantungan Indonesia pada baja impor. Oleh sebab itu, Erick mempromosikan baja produksi domestik hingga terus meningkat.

Menurut Erick, Indonesia masih memiliki potensi produksi baja yang tinggi. Investasi Pohang Iron and Steel Company atau Posco sebesar Rp52,2 triliun di Krakatau Steel diharapkan akan memperkuat industri baja nasional.

“Impor baja di Indonesia itu kurang lebih 10,2 juta ton. Sungguh sayang kalau kita masih tergantung pada impor baja, padahal produksi baja kita terus meningkat,” kata Erick dikutip dari laman Instagram, baru-baru ini.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta dengan beberapa menteri berkunjung ke Korea Selatan pekan lalu. Kunjungan tersebut, menghasilkan beberapa kesepakatan investasi, salah satunya Investasi Posco sebesar Rp 52,2 triliun. 

“Kemandirian industri baja penting, karena sangat dibutuhkan dalam pembangunan infrastruktur, properti, dan lain-lain. Karena itu kita perlu memperkokoh ekosistem baja nasional yang terintegrasi,” kata Erick.

Erick Thohir
Erick Thohir Promosikan Baja Domestik demi Kurangi Impor (Istimewa)

BACA JUGA: Erick Thohir Dukung Kerja Sama Bio Farma dan Google Cloud

Erick menilai rencana investasi dari Posco akan semakin memperkuat visi PT Krakatau Steel ke depannya. Melalui kerja sama ini, Erick berharap bisa mendorong dua perusahaan patungan tersebut menjadi pemain baja terbesar di Asia Tenggara. 

"Sesuai arahan Presiden dalam mengurangi impor bahan baku, hari ini penandatanganan MoU kerja sama strategis antara Krakatau Steel dan Posco di bidang industri baja, disaksikan Pak Presiden. Tentu MoU menjadi satu langkah nyata BUMN dalam mendukung penguatan ekosistem industri baja dan otomotif di Indonesia," ucap mantan Presiden Inter Milan tersebut. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Edi Hidayat

Edi Hidayat

Editor
JOIN US
JOIN US