Cerita Sedih Calon Penumpang, Gagal Terbang dan Dicueki Sriwijaya Air
Ilustrasi Sriwijaya Air. (Instagram/@sriwijayaair)
News

Cerita Sedih Calon Penumpang, Gagal Terbang dan Dicueki Sriwijaya Air

Proses refund pun menunggu 14 hari kerja.

Muhammad Wirawan Kusuma
Kamis, 07 November 2019 12:48 WIB 07 November 2019, 12:48 WIB

INDOZONE.ID - Perselisihan antara manajemen Garuda Indonesia Group dengan Sriwijaya Group berimbas pada operasional penerbangan Sriwijaya Air. Penghentian operasional secara mendadak yang dilakukan Sriwijaya Air sontak membuat calon penumpang kesusahan.

Satu di antaranya adalah Harvesty, calon penumpang yang hendak terbang ke Medan, Sumatera Utara. Rencananya, wanita yang akrab disapa Cesty ini hendak terbang menggunakan Sriwijaya Air dari Jakarta ke Medan pada Kamis (7/11) pukul 5.20 WIB.

Namun, rencana itu gagal terlaksana. Pesawat Sriwijaya Air tak beroperasi setelah hubungan kerja sama dengan Garuda Indonesia Group terputus

"Jadi aku sudah beli tiket 3 atau 4 minggu lalu. Sriwijaya, 7 November jam 5.20 (WIB) pagi. Terus 6 November jam lima sore sampai malem aku coba web check-in tapi gak bisa. Munculnya 'no data found', tapi kalau cek data booking masih ada itu tiketnya," ujar Vesty lewat pesan singkat, Kamis (7/11). 

Vesty mengetahui dirinya gagal terbang setelah menerima surat elektronik dari aplikasi yang digunakan untuk memesan tiket. Kabar itu, dia terima pada hari Rabu (6/11) pukul 19.30 WIB. 

"Aku dapaf info kalau penerbangan aku dibatalkan karena alasan operasional," ungkapnya.  

Vesty sudah mencoba untuk menghubungi pihak customer service Sriwijaya Air untuk menkonfirmasi terkait pembatalan penerbangan tersebut. Namun hingga saat ini, tidak juga mendapat penjelasan dari Sriwijaya Air. 

Dia kemudian meminta bantuan ke pihak aplikasi untuk me-refund tiket yang sudah dibelinya. Sayang, uang refund baru bisa diterima Vesty setelah 14 hari kerja. 

Hal ini menurutnya sangat merugikan karena tetap harus pergi menuju Medan. Sementara uang untuk pembelian tiket sebelumnya belum dikembalikan. 

Ia pun menyesalkan tindakan Sriwijaya Air yang menurutnya tidak bertanggung jawab dan tidak responsif. (SN)

Artikel Menarik Lainnya:

Muhammad Wirawan Kusuma
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU