Pelajari Kehidupan, 25.000 Warga Korsel Bikin Pemakaman Palsu
REUTERS/Heo Ran
News

Pelajari Kehidupan, 25.000 Warga Korsel Bikin Pemakaman Palsu

Rizka
Rabu, 06 November 2019 16:38 WIB 06 November 2019, 16:38 WIB

INDOZONE.ID - Korea Selatan (Korsel) menawarkan pelayanan pemakaman gratis, tapi hanya untuk mereka yang masih hidup. Lebih dari 25.000 orang telah mengikuti layanan 'pemakaman hidup' di Hyowon Healing Center sejak dibuka pada 2012.

Pemakaman itu dilakukan untuk memperbaiki kehidupan mereka dengan menirukan prosesi kematian mereka.

pemakaman hidup
REUTERS/Heo Ran

"Saat Anda sadar akan kematian dan mengalaminya, Anda melakukan pendekatan baru pada hidup," ungkap Cho Jae-hee (75) yang berpartisipasi dalam layanan pemakanan itu.

Puluhan orang mengikuti acara itu, mulai dari remaja hingga pensiunan. Mereka mengenakan kain kafan, melakukan foto pemakaman, menulis wasiat terakhir dan berbaring di peti jenazah yang ditutup selama sekitar 10 menit.

pemakaman hidup
REUTERS/Heo Ran

Seorang mahasiswa bernama Choi Jin-kyu menceritakan apa yang ia rasakan ketika berada di peti mati. Sejak saat itu, ia menyadari bahwa ia terlalu sering memandang orang lain sebagai pesaing.

"Ketika saya berada di peti mati, saya bertanya-tanya apa gunanya itu semua," kata pria 28 tahun itu.

pemakaman hidup
REUTERS/Heo Ran

Ia pun berencana memperbaiki kehidupannya dengan memulai bisnis sendiri setelah lulus, ketimbang mencoba memasuki dunia kerja yang sangat kompetitif.

Seperti diketahui, Korea selatan berada di peringkat 33 dari 40 negara yang disurvei untuk mengetahui tingkat kerjasama ekonomi dan indeks kehidupan yang lebih baik dalam pembangunan.

pemakaman hidup
REUTERS/Heo Ran

Hasilnya, banyak orang Korea Selatan berusia muda memiliki harapan tinggi untuk pendidikan dan pekerjaan. Namun, harapan itu hancur karena merosotnya ekonomi dan meningkatnya pengangguran.

Sementara itu, Profesor Yu Eun-sil, seorang dokter di departemen patologi Asan Medical Center, yang telah menulis buku tentang kematian mengungkapkan pentingnya mempelajari dan mempersiapkan kematian, bahkan di usia muda.

pemakaman hidup
REUTERS/Heo Ran

Apalagi tingkat bunuh diri di Korea Selatan tergolong tinggi. Pada 2016, tingkat bunuh diri Korea Selatan mencapai 20,2 persen dari 100.000 penduduk. Angka itu hampir dua kali lipat dari rata-rata global sebesar 10,53 persen, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Perusahaan pemakaman Hyowon mulai menawarkan pemakaman hidup untuk membantu banyak orang menghargai hidup mereka, serta mengajak mereka berbuat baik dengan keluarga dan teman-teman.

pemakaman hidup
REUTERS/Heo Ran

"Kita tidak hidup selamanya. Itulah mengapa saya pikir pengalaman ini sangat penting, kita dapat meminta maaf dan mendamaikan lebih cepat dan menjalani sisa hidup kita dengan bahagia," kata Jeong Yong-mun, kepala pusat penyembuhan.

"Terkadang saya kembali bertanya orang-orang yang ingin bunuh diri. Apakah mereka benar-benar dapat bunuh diri, dan saya membalikkan keputusan mereka," kata Jeong.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Rizka
Rizka

Rizka

Editor
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU