WHO Jawab Kritik Trump soal Penanganan Virus Corona
Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. (REUTERS/Denis Balibouse)
News

WHO Jawab Kritik Trump soal Penanganan Virus Corona

Jangan gunakan Covid-19 untuk urusan politik.

Kamis, 09 April 2020 10:43 WIB 09 April 2020, 10:43 WIB

INDOZONE.ID - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menjawab kritik keras yang dilontarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap institusinya dalam menangani virus corona (Covid-19). Bahkan, Trump menyatakan AS dapat meninjau pendanaannya untuk WHO terkait hal ini.

Tedros menyerukan persatuan dan penghentian "politisasi" krisis kesehatan global, secara khusus mendesak China dan Amerika Serikat untuk menunjukkan "kepemimpinan yang jujur". 

"Tolong, persatuan di tingkat nasional, jangan menggunakan Covid-19 untuk urusan politik. Kedua, solidaritas jujur di tingkat global. Dan kepemimpinan jujur dari AS dan China," kata Tedros seperti dikutip Antara, Kamis (9/4/2020).

"Yang paling kuat harus memimpin dan tidak menggunakan Covid-19 untuk urusan politik," sambung dia.

Tedros menyatakan, China dan Amerika Serikat harus mencontoh langkah Uni Soviet dan AS pada tahun 1967 yang memberantas cacar, penyakit yang kemudian menewaskan 2 juta orang setiap tahun.

Tedros mengatakan PBB akan melakukan penilaian seperti biasa tentang kinerjanya setelah keadaan darurat ini dan menarik pelajaran tentang kekuatan dan kelemahannya. 

"Kami membuat kesalahan seperti manusia lainnya," tutur Tedros.

Tedros juga menolak "penghinaan rasis" terhadapnya, yang katanya berasal dari Taiwan, dan mengungkapkan bahwa ia juga menerima ancaman kematian selama krisis.

"Kami kehilangan banyak orang, mengapa saya harus peduli terhadap hinaan itu ketika orang sedang sekarat?" katanya.

virus corona, covid-19, presiden donald trump, who,
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengerutkan mulutnya saat mendengar sebuah pertanyaan dalam arahan singkat harian satuan tugas virus korona (COVID-19) di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat. (ANTARA/REUTERS/Joshua Roberts)

Sebelumnya, Presiden Donald Trump mengkritik WHO karena dianggap terlalu condong ke China selama wabah virus corona (Covid-19).

"WHO benar-benar gagal," kata Trump dalam posting Twitter-nya seperti dikutip Reuters.

"Untuk beberapa alasan, (meskipun) sebagian besar didanai oleh AS, (WHO) sangat China-sentris. Kami akan memperhatikan isu ini. Untungnya saya menolak saran mereka membuka perbatasan kami ke China sejak awal. Mengapa mereka memberi kami rekomendasi yang salah seperti itu?" sambung Trump.

Sementara Melu AS Mike Pompeo mengatakan Washington sedang mengevaluasi kembali pendanaan AS untuk badan tersebut, dengan mengatakan organisasi Internasional memanfaatkan uang pembayar pajak AS yang diperlukan untuk mencapai tujuan mereka. Tetapi dia keberatan dengan perubahan kepemimpinan di WHO saat ini.

Kontribusi AS untuk WHO pada 2019 melebihi 400 juta dolar AS dan menurut situs WHO, Amerika Serikat sebagai donor utama, menyumbang hampir 15 persen dari Anggaran Organisasi Kesehatan Dunia itu.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US