Kemendagri Sebut Kekurangan Blanko Disebabkan Mega Kasus KTP-el
photo/ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
News

Kemendagri Sebut Kekurangan Blanko Disebabkan Mega Kasus KTP-el

Jumat, 06 Desember 2019 00:45 WIB 06 Desember 2019, 00:45 WIB

INDOZONE.ID - Kemendagri menyebutkan bahwa kekurangan blangko KTP Elektronik karena terkendala kasus mega proyek pengadaan KTP-el yang baru dijatuhkan vonisnya pada pertengahan 2017.

"Selama kasus KTP-el tidak diputus di pengadilan, selama itu kami tidak bisa mengontrakkan blangko," ujar Sekretaris Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri I Gede Suratha dalam Forum Merdeka Barat (FMB) 9, di Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (05/12).

I Gede Suratha menuturkan DPR dan Kemenkeu sudah menyetujui anggaran untuk pengadaan blanko KTP-el, tetapi selama 2015, 2016 dan 2017 anggaran itu tidak dapat dibelanjakan.

Dalam kasus KTP-el yang menyeret politisi dan birokrat itu, harga blangko dilambungkan sehingga sampai kasus belum diputus, harga blangko tidak dapat ditentukan.

"Selama tahun-tahun itu tidak ada pengadaan blangko, tetapi perekaman jalan terus sampai 180 juta, 190 juta. Uang blangko yang diberikan dikembalikan. Nol lagi, nol lagi setiap tahun," kata I Gede Suratha.

Setelah kasus diputus, Kemendagri dikatakannya baru dapat berbelanja blangko dan menyicil kekurangan blangko selama tahun-tahun sebelumnya, meski hingga kini masih terdapat kekurangan.

TAG
Indozone
Kana

Kana

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU