The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Bawaslu Sebut COVID-19 Hambat Keterlibatan Perempuan dalam Mengawasi Pilkada 2020
Koordinator Divisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia Bawaslu Sulteng, Zatriawati. (Photo/ANTARA/HO-Humas Bawaslu Sulteng)
News

Bawaslu Sebut COVID-19 Hambat Keterlibatan Perempuan dalam Mengawasi Pilkada 2020

Kamis, 22 Oktober 2020 19:14 WIB 22 Oktober 2020, 19:14 WIB

INDOZONE.ID - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tengah Zatriawati menyampaikan bahwa akibat adanya pandemi COVID-19, membuat terhambatnya keterlibatan perempuan dalam pengawasan Pilkada 2020.

"Wabah COVID-19 saat ini akan menghambat keterlibatan perempuan dalam pelaksanaan dan pengawasan pemilihan kepala daerah," ucap Satriawati di Palu, menyadur dari laman Antara, Kamis (22/10/2020).

Menurutnya, Pilkada 2020 yang akan dilaksanakan di 270 wilayah, yang meliputi sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota membuat komponen perempuan tidak hanya terhanbat dalam partisipasi pengawasan, namun juga terancam kehilangan suara.

Ia menguraikan berdasarkan data yang ada pada Bawaslu Sulteng jumlah pengawas perempuan dalam pemilihan kepala daerah 2020 lebih sedikit ketimbang pengawas lelaki.

Lebih lanjut, dari 7.593 calon pengawas Pilkada 2020 yang lolos seleksi administrasi, perempuan hanya berjumlah 1.209 orang (16 persen) dari jumlah 2.107 anggota Bawaslu di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, terdapat hanya 362 perempuan.

"Berdasarkan latar belakang pekerjaan, ternyata ibu rumah tangga berada di level 12 persen menjadi bagian dari penyelenggara pengawas pemilihan umum. Yang paling tinggi karyawan atau honorer 27,14 persen. Kemudian di level kedua ada petani 18,52 persen," kata Zatriawati.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US